slider

Syarat Wajib Wali

1. Islam Seorang wali harus beragama Islam sebagaimana dalam firman Allah Swt, yang berbunyi:   الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِن كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِّنَ اللّهِ قَالُواْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ وَإِن كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُواْ أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُم مِّنَ الْمُؤْمِنِينَ فَاللّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَن يَجْعَلَ اللّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلاً   Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang menunggu (peristiwa) yang akan …

Read More »

Khithâb Muhmal

 Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan sebagai petunjuk bagi umat manusia. Memahami firman Allah berarti juga harus diawali dengan pemahaman utuh terhadap bahasa yang digunakan dalam kitab suci. Namun sebelum mengkaji lebih jauh mengenai bahasa al-Qur’an atau al-Sunnah, ada dua permasalahan yang menjadi perdebatan di kalangan ulama, yaitu: Apakah dalam nash al-Qur’an dan al-Sunnah terdapat nash yang tidak dapat dipahami …

Read More »

Batasan dan Definisi Had

Di sini terjadi perbedaan pendapat. Ada yang mengatakan bahwa batasan had adalah al-jami dan al-mani (simpel dan mencakup). Hanya pendapat ini lemah. Contoh, jika ditanya tentang batasan manusia, siapakah manusia? Jawabnya, ia adalah manusia. Jawaban tersebut simpel dan mencakup (jami mani) namun tidak benar. Karena ia mendefinisikan sesuatu, dengan sesuatu itu sendiri. Padahal untuk membuat definisi, ungkapan definisi harus lebih …

Read More »

Problematikan Politik Umat

 Sejak Rasulullah saw. meninggal, umat Islam dihadapkan kepada persoalan besar, yaitu banyaknya umat Islam yang kembali kepada kekafiran. Banyak suku Arab, yang sebelumnya mengaku wala dan tunduk kepada Negara Islam Madinah, namun selepas kepergian Rasulullah, seketika itu pula, mereka meninggalkan ajaran Islam. Mereka mengira bahwa keberagaam tersebut, hanya waktu Rasulullah hidup saja. Sebagian mereka menganggap bahwa sepeninggal Rasulullah, bearti setiap …

Read More »

Pemikira Politik Islam Sunni dalam Kitab Al-Ahkam Asulthaniyyah

Dalam politik islam klasik, para ulama kita sudah banyak menelurkan mengenai berbagai konsep kenegaraan dengan sangat cemerlang. Setiap politisi dari partai tertentu, selalu memiliki konseptor politik yang jelas dan terarah. Di antara ulama Ahlu Sunnah yang buku politiknya sangat terkenal Imam Mawardi dengan kitabnya al-Ahkam Asulthaniyyah. Buku ini sangat fenomenal, karena mengupas persoalan politik secara detail. Tidak hanya masalah pengangkatan …

Read More »

Pengantar Menuju Ilmu Semantik

Manusia adalah makhluk sosial. Ia akan selalu membutuhkan orang lain. Pedagang membutuhkan pembeli, petani membutuhkan peralatan untuk menggarap sawah seperti sabit dan cangkul, sementara sabit dan cangkul dibuat oleh pande besi, dan demikian seterusnya. Dalam berinteraksi dengan sesama manusia, tentu membutuhkan perantara sehingga orang lain dapat memahami apa yang kita inginkan. Sarana tersebut sering disebut dengan bahasa. Bahasa sendiri sebenarnya …

Read More »

Pembagian Wali Nikah

 Wali nikah dapat dibagi menjadi dua, yaitu: Pertama: ijbâriyyah yaitu wali sebenarnya, seperti ayahnya atau kakeknya. Kedua: ikhtiyâriyyah yaitu wali yang bukan sebenarnya, namun dapat dijadikan sebagai wali dengan faktor tertentu, seperti perwakilan dari selain ayah dan kakek.[1]   [1]                      Dr. Fathiyah Mahmud al-Hanafi, Op. Cit., hal. 141

Read More »

Inferioritas Pemikiran Politik Islam

Pada tahun 70-an, banyak buku tentang Islam dan sosialis. Memang pada masa itu, ideology sosialis di Timur Tengah menjadi idola. Meski UUD di setiap negara menyatakan bahwa Islam adalah agama resmi dan hukum Islam sebagai sumber hukum negara, namun dalam prakteknya, mereka menganut sistem sosialis, seperti Mesir, Libia, Suriah, Irak dan lain sebagainya. Pada tahun 1989, Uni Soviet runtuh. Bersamaan …

Read More »

Pengalamanku Dari Kitab al-Wajiz fi Ushul Fikih Dr. Abdul Karim Zaidan

Dua bulan  pertama saya tiba sampai di Mesir, saya ingin belajar ushul fikih. Saya lantas pergi ke kakak senior. Beliau meminta saya untuk membeli buku al-Wajiz fi Ushul Fikih karya Dr. Abdul Karim Zaidan. Buku itulah yang jadi panduan kami dalam belajar. Sejak saat itu, saya selalu membaca buku tersebut. Bisa dikatakan bahwa al-Wajiz merupakan buku kesayangan saya. Selain ditulis …

Read More »

Pembacaan Teks dalam Ushul Fikih; Relasi antara Allah, Teks, Konteks dan Pembaca (Mujtahid)

Allah menurunkan teks al-Quran sebagai hidayah bagi umat manusia. Al-Quran juga membawa ajaran agama yang bersifat universal dan dapat diterapkan kapan dan di mana saja. Agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat dibumikan, tentu teks harus dapat dipahami oleh pembaca (mujtahid). Di sini lantas muncul persoalan mengenai makna teks, dan sejauh mana pembaca dapat memahami teks tersebut.   Sesungguhnya, dengan …

Read More »