*Harapan (Ar-Raja’)* merupakan salah satu maqam (tingkatan) spiritual terpenting dalam pemikiran Imam Al-Ghazali. Ia mengaitkannya erat dengan keimanan dan amal, menjadikannya sebagai pilar utama dalam perjalanan menuju Allah. Harapan bukan sekadar angan-angan semata, melainkan *”keyakinan akan rahmat Allah disertai usaha memenuhi syarat-syaratnya.”* — 1. Definisi Harapan (Ar-Raja’) Menurut Al-Ghazali Harapan adalah: Kecenderungan hati terhadap …
Read More »Pemikiran Islam
Ridha Menurut Imam Abu Hamid Al-Ghazali
Ridha adalah salah satu konsep sentral dalam pemikiran Abu Hamid Al-Ghazali (w. 505 H), baik dari sisi filosofis, sufistik, maupun akhlak. Ridha menempati posisi khusus dalam tulisan-tulisannya, terutama dalam “Ihya Ulumuddin” dan “Kimiyatus Sa’adah”, di mana ia menghubungkannya dengan kebahagiaan sejati dan ketenangan hati. Definisi Ridha Menurut Al-Ghazali Secara bahasa, ridha berarti penerimaan dan kepuasan. Sedangkan menurut Al-Ghazali, ridha …
Read More »Keutamaan Ilmu Menurut Imam Al-Ghazali (Analisis Mendalam)
1. Definisi Ilmu dalam Perspektif Al-Ghazali Al-Ghazali membagi ilmu menjadi dua: Ilmu Yang Terpuji (النافع) Ciri-ciri: Mendekatkan diri kepada Allah Menumbuhkan ketakwaan Membentuk akhlak mulia Direalisasikan dalam amal Contoh: Ilmu syariat (fiqih, tafsir, hadits) Ilmu tasawuf & akhlak Sains yang memperkuat keimanan 2. Ilmu Tercela (الضار) Ciri-ciri: Tidak bernilai akhirat Menyebabkan kesombongan Memicu perdebatan sia-sia Contoh: …
Read More »Konsep Qana’ah (kepuasan) Menurut Imam Al-Ghazali
Imam Abu Hamid Al-Ghazali (450-505 H) merupakan salah satu ulama terkemuka yang membahas konsep qana’ah secara rinci dalam karya-karyanya, terutama dalam dua kitab besarnya, Ihya Ulumuddin dan Kimiyatus Sa’adah. Ia menghubungkan qana’ah dengan kebahagiaan spiritual dan zuhud sejati, menjadikannya fondasi bagi akhlak mulia dan pembersihan hati. Qana’ah dalam pandangan Al-Ghazali memiliki dimensi psikologis, spiritual, dan sosial. Ini bukan …
Read More »Kecemburuan Menurut Imam Al-Ghazali
Definisi Kecemburuan Secara bahasa, kecemburuan (الغيرة, al-ghirah) berarti perasaan panas hati terhadap sesuatu yang dianggap tercela. Menurut Al-Ghazali: Keadaan psikologis yang mendorong manusia untuk menolak pelanggaran moral atau agama, baik terhadap dirinya maupun orang lain. Kecemburuan terbagi menjadi 3: Kecemburuan alami (misalnya kecemburuan suami terhadap keluarganya). Kecemburuan religius-akhlaki (kecemburuan terhadap larangan Allah). Kecemburuan patologis yang tercela …
Read More »Konsep Zuhud menurut Imam Al-Ghazali
Dasar Filosofis dan Spiritual Zuhud Menurut Al-Ghazali Al-Ghazali memandang zuhud bukan sekadar menahan diri dari kesenangan duniawi, melainkan perubahan total dalam cara memandang kehidupan, yang didasarkan pada: Kritik terhadap Keterikatan pada Dunia – Dunia adalah tempat yang fana, dan keterikatan padanya menyebabkan kelalaian terhadap Allah, sebagaimana disebutkan dalam *Ihya Ulumuddin: Siapa yang mencintai sesuatu dari dunia, …
Read More »Kebijakan Seorang Pemimpin Atas Rakyat Harus Berdasarkan Kemashlahatan
Ada kaedah yang sangat popular di kalangan para ulama ushul, terkait dengan kebijakan pemerintah. kaedah ini adalah التصرف على الرعية منوط بالمصلح Atau Kebijakan seorang pemimpin atas rakyatnya harus berdasarkan kepada kemaslahatan. Kaedah ini sesungguhnya bermula dari pernyataan imam Syafii yang berbunyi: منزلة الإمام من الرعية منزلة الولي من اليتيم Artinya: Posisi seorang pemimpin itu bagi rakyatnya seperti posisi seorang …
Read More »Banyak Ulama, Mengapa Timur Tengah Sering Perang?
Pertanyaan: Sebegitu hebatnya “ilmu islam” di Timur Tengah, tp kenapa urusan ukhuwah dan urusan Palestina seperti tak mencerminkan kedigjayaan “ilmu islam” itu…? Apa karena “ilmu islam” di Timur Tengah adalah menara gading? Jawawnya sebagai berikut: 1. Ada ulama, ada politik. Keduanya kadang berjalan sendiri-sendiri. Peradaban Islam kdang teramat unik. Di masa perang salib dan kedatangan pasukan Tatar ke Timur Tengah, …
Read More »Meninjau Ulang Isitlah Darul Ahdi Muhammadiyah
Al-Ahdu, maknanya adalah al-mitsq atau as-Shalhu, yaitu perjanjian antara dua orang atau kelompok. Dalam al-Quran Allah berfirman: وَأَوْفُوا بِعَهْدِ اللَّهِ إِذَا عَاهَدتُّمْ Artinya: Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji (QS. An-Nahl: 21) Maksudnya adalah jika seseorang melakukan perjanjian dengan sesama, hendaklah ia menepatinya. Janji dengan sesama hamba sama artinya melakukan perjanjian dengan Allah. Di sini, janji terdiri dari …
Read More »Antara Darul Ahdi Dan Waliyul Amri
Sebelumnya sudah saya sampaikan mengenai pengertian Darul Ahdi, yaitu negara asing (non muslim) yang mempunyai hubungan diplomatik dengan negara Islam. Penduduk negara asing tadi, jika masuk ke negara Islam (Darul Islam), maka ia disebut dengan al-mu’ahid. Mereka mempunyai aturan sendiri yang berbeda dengan warga negara muslim sebagai penduduk asli. Jadi, Darul Ahdi adalah sebuah terminologi ulama Islam klasik untuk memberikan …
Read More »