border=
 border=

Pengalamanku Dari Kitab al-Wajiz fi Ushul Fikih Dr. Abdul Karim Zaidan

dr abdDua bulan  pertama saya tiba sampai di Mesir, saya ingin belajar ushul fikih. Saya lantas pergi ke kakak senior. Beliau meminta saya untuk membeli buku al-Wajiz fi Ushul Fikih karya Dr. Abdul Karim Zaidan. Buku itulah yang jadi panduan kami dalam belajar.

Sejak saat itu, saya selalu membaca buku tersebut. Bisa dikatakan bahwa al-Wajiz merupakan buku kesayangan saya. Selain ditulis dengan bahasa yang mudah dan sederhana, namun juga sistematis dan cukup bagi santri pemula yang ingin memperdalam ilmu ushul fikih.

Berkali-kali buku itu saya baca. Bahkan ketika terbentuk kajian Ushul Fikih ar-Risalah di Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir, saya merekomendasikan kepada rekan-rekan untuk menggunakan buku itu sebagai buku panduan. Jadilah al-Wajiz menjadi diktat wajib bagi kajian ar-Risalah.

Kemarin, ulama besar penulis buku itu telah meninggal dunia. Ia meninggalkan banyak karya ilmiyah, baik dalam bidang fikih, ushul fikih dakwah dan lain sebagainya.

Meski kami belum pernah bertemu dengan beliau, namun kepergiannya membawa duka. Meski belum pernah menjadi santri secara langsung, namun serasa kami adalah santri-santri terdekatnya.

Kepergian satu ulama, adalah kerugian besar bagi umat Islam. Semoga Allah merahmatinya. Semoga kami sebagai santri, kelak dapat meniti jejaknya mengemban amanah umat menjadi pewaris Nabi. Amin

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *