slider

Lanjutan Tentang Had

Had (batasan tadi) bisa jadi kembali kepada perkataan orang yang membuat had atau kembali kepada sifat sesuatu yang dilakukan had. Mengenai hal ini, para ulama Asyari berbeda pendapat. Sebagian dari mereka berpendapat bahwa had kembali kepada sesuatu atau benda yang bersangkutan. Menurut mereka, antara had dan hakikat artinya sama. Oleh karenaitu mereka mengatakan, had adalah hakekat dan makna atas sesuatu. …

Read More »

Bolehkan Orang Kristen Menggunakan Lafal Allah?

Di Malaysia, sedang ramai masalah penyebutan lafal Allah bagi orang Kristen. Para ulama di sana mengeluarkan fatwa, bahwa umat Kristen dilarang menggunakan kata Allah. Hanya umat Islam saja yang berhak dan punya wewenang untuk menggunakan lafal tersebut. Namun orang Kristen tidak menerima. Mereka tetap menggunakan kata Allah dalam peribadatan mereka. Akibatnya terjadi konflik. Ada greja yang dilempar batu karena tetap …

Read More »

Selamat Jalan Kyai Sahal Mahfudh

Beberapa hari lalu, umat Islam kehilangan  ulama besar yang luas ilmunya, pakar ilmu ushul fikih dan peka terhadap persoalan sosial. Beliau adalah KH Sahal Mahfuz. Beliau sudah menuliskan beberapa buku dan juga puluhan rasail (makalah). Hidup beliau hanya untuk ilmu dan umat. Kepergian beliau benar-benar kerugian besar bagi umat Islam. Apalagi Indonesia sedang krisis ulama. Jika “kyai artis” atau “dai karbitan”, …

Read More »

Ilmu Allah Maha Luas

Sejak 23 Januari lalu, Mesir menyelenggarakan pameran buku internasional yang bertempat di Tanah Pameran Internasional Cairo. Konon, pameran buku di Cairo ini terbesar kedua dunia setelah Jerman. Bagi mahasiswa Indonesia, pameran buku merupakan kesempatan emas untuk memborong buku-buku keislaman. Harga buku cenderung lebih murah dan buku-buku yang susah didapat, ada di sini. Buku keislaman yang jumlahnya jutaan jilid tersebut, menggambarkan …

Read More »

Urgensi Ijtihad Semantik dalam Ushul Fikih

 Tuhan tidak menciptakan manusia, kemudian membiarkan manusia menempuh jalan hidup sesuai dengan kehendaknya. Namun Tuhan memberikan petunjuk kepadanya, menerangkan mengenai kebaikan dan kebatilan. Tuhan memerintahkan manusia untuk tunduk kepada-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Tuhan kemudian menurunkan kitab suci kepada umat manusia. Kitab suci tersebut mau tidak mau harus menggunakan bahasa, sementara bahasa manusia terbatas (mutanâhîy) dan cukup beragam. Manusia sendiri …

Read More »

Idealisme Khilafah Islamiyah

Belakangan, gerakan Islam yang ingin mendirikan Khilafah Islamiyah semakin meningkat. Tidak hanya terbatas pada Hizbu Tahrir saja, namun juga gerakan Islam semacam Ikhwan muslimin dan sempalan-sempalan dari gerakan al qaidah. Jika dilihat dari sejarahnya, pada masa Rasulullah saw, Khulafaurasyidin dan Khalifah Bani Umayah, umat Islam hanya mempunyai satu  Khilafah saja. Sementara pada awal dinasti Abasiyah, dunia Islam sudah terpecah menjadi …

Read More »

Antara Formalitas Politik Islam dan Penerapan Spirit Ajaran Islam

Jika ditilik dari sejarah Nabi. Muhammad saw, utamanya setelah beliau berada di Madinah, bahwa tidak bisa disangkal antara Islam dan politik menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Masjid sebagai sentral ibadah umat Islam, juga dijadikan sebagai “istana presiden”. Di tempat tersebut Rasul saw bermusyawarah terkait urusan umat, terkait peperangan, bahkan tempat itu pula, menjadi pertemuan kenegaraan untuk menyambut delegasi …

Read More »

Proses dan Tahap Penerjemahan

Sebuah teks merupakan tindak komunikasi. Kenyataannya, sebuah teks memang tidak hadir dalam suatu ruang kosong, tanpa disertai maksud penulis, gaya penulis, budaya dan konvensi yang diikuti penulis dan sebagainya. Ketika seorang penulis menuliskan sesuatu, tentunya dengan maksud tertentu, yakni menyampaikan maksudnya kepada pembaca. Hal ini juga berlaku bagi teks ekspresif (perwujudan perasaan) seperti puisi. Mustahil seorang penulis puisi, menulis sesuatu …

Read More »

Wali Nikah

Makna Wali Menurut bahasa, wilâyah artinya pertolongan atau keturunan. Ada yang mengatakan bahwa wali artinya hakim. Menurut jumhur ulama, seorang wali nikah, lebih baik dari kerabat dekatnya. Wali dimaksudkan bukan untuk mengekang calon mempelai, atau merubah nasab mempelai.   Abu Hanifah berpendapat bahwa apabila wanita tidak mempunyai wali, ataupun dia mempunyai wali tetapi mengekang keberadaannya, maka perwalian bias diambil alih …

Read More »

Mantik Tahsawuri: Had

Had artinya batasan. Yang dimaksudkan dengan had si ini adalah bahwa ketika seseorang akan membuat suatu definisi, maka dalam definisi tersebut harus ada batasan yang jelas. Dengan batasan-batasan tadi, maka segala sesuatu yang tidak masuk dalam pokok bahasan otomatis keluar dari definisi.   Contoh: Shalat adalah perbuatan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam dengan niat ibadah shalat. Dengan …

Read More »