slider

Menelisik Kajian Ilmiah Ulama Islam Klasik

Jika kita tengok para ulama terdahulu ketika mereka kan melakukan penelitian, maka akan kita dapati bahwa mereka akan meletakkan metodologi penelitian terlebih dahulu. Dengan piranti tersebut, baru mereka akan melangkah menuju penelitian yang sesungguhnya.   Dalam penulisan sebuah metodologi keilmua, tidak jarang mereka mencantumkan metodologi ulama lain untuk kemudian dikaji lagi lalu diberi komentar secara kritis. Jika tidak ada ketidak …

Read More »

Elemen Dasar Bagi Peneliti Muslim

1. Tauhid.   Pencerahan di barat di awali dengan pergulatan antara para ilmuan disatu pihak dan gereja dipihak lain. Para ilmuan beranggapan bahwa ilmu tidak mungkin dapat dikompromikan dengan agama. Pergulatan ini pada akhirnya dimenangkan oleh para ilmuan. Inilah awal dari proses sekulerisasi Barat. Ilmu pengetahuan sama sekali terlepas dari nilai-nilai keuhan. Bahkan mereka cenderung mentuhankan pengetahuan itu sendiri sehingga …

Read More »

Hukum Saksi Nikah Yang Beragama Kristen atau Yahudi

Ada Perbedaan pendapat tentang saksi nikah yang beragama Kristen dan Yahudi (ahli kitab) di antaranya: Jumhur fuqaha mengatakan bahwa syarat sahnya saksi, ia harus beragama Islam. Sedangkan saksi yang beragama Kristen atau Yahudi (Ahli Kitab) tidak sah, dengan landasa dalil di atas. Juga berdasarkan dari hadits Nabi: لا نكاح إلا بولي وشاهدي عدل   Artinya: tidak sah menikah kecuali dengan …

Read More »

Baik dan Buruk, Apakah Dinisbatkan Kepada Allah?

Menurut muktazilah bahwa Allah adalah Maha Suci yang terlepas dari sikap buruk. Dengan kata lain, sesuatu yang buruk tidak dapat dinisbatkan kepada Allah. Allah Maha Suci, lepas dari hal-hal yang buruk. Allah adalah baik maka hanya sesuatu yang baik saja yang layak dinisbatkan kepada Allah. Terbukti bahwa dalam al-Quran, Allah selalu memerintahkan manusia untuk melakukan hal yang baik dan menjauhi …

Read More »

Tatkala Santri Kehilangan Etika; Menilik Kasus Mahasiswa al-Azhar

Al-Khatib al-Baghdadi ketika membahas mengenai adab dan akhlak mereka yang belajar ilmu hadits mengisahkan tentang etika perawi hadis yang bernama Ali bin Shalih bin Hayyi dan Al Hasan bin Shalih bin Hayyi. Ali dan al-Hasan merupakan saudara kembar, hanya saja Ali lahir sesaat lebih dulu daripada al-Hasan. Al-Hasan pun amat menghormatinya meski usia mereka hampir sama. Al-Hasan tidak pernah memanggil …

Read More »

Al-Hail al-Syar`iyyah

Para ulama memasukkan bahasan hail dalam bagian sadd al-dzarî`ah. Hal ini karena hail masih mengkaji mengenai sarana untuk mencapai sesuatu, meskipun ditinjau dari titik tolak yang berbeda. Hail lebih dianggap sebagai upaya tipu muslihat untuk menghindari suatu ketetapan hukum, atau ia dimaksudkan sebagai upaya seseorang untuk lari dari kaidah syariah yang telah baku. Hail lebih spesifik dibandingkan dengan al-dzarî`ah.   …

Read More »

Metodologi Keilmuan dalam Perspektif Islam

  Pengertian metodologi keilmuan   Secara singkat dapat dikatakan bahwa metode keilmuan adalah suatu teori pengetahuan yang dipergunakan manusia dalam memberikan jawaban tertentu terhadap suatu pertanyaan.28  Metode, menurut Senn, merupakan prosedur atau cara mengetahui sesuatu, yang memiliki langkah-langkah yang sistematis. Metodologi keilmuan merupakan pengkajian dalam mempelajari peraturan-peraturan dalam metode tersebut. Metode ini menitikberatkan kepada  suatu urutan prosedur yang seksama, dimana …

Read More »

Syarat Saksi Nikah; Islam

Para ulama sepakat bahwa keislaman seseorang menjadi syarat dia dibolehkan menjadi saksi pernikahan. Tentu saja, jika yang sedang melangsungkan akad pernikahan adalah orang Islam.[1]   Tentang syarat keislaman saksi, didasarkan pada firman Allah Swt, yang berbunyi:   فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِن كُلِّ أمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَـؤُلاء شَهِيدًا   Artinya:Maka bagaimanakah (halnya orang-orang kafir nanti), apabila kami mendatangkan seseorang …

Read More »

Aktivis PCIM Meretas Pesantren Kader Ulama

Pertama kali ayat al-Quran yang diturunkan oleh Rasulullah adalah perintah untuk membaca (QS. Al-Alaq 1-5).  Demikian juga ketika Allah menciptakan Nabi Adam, maka hal pertama yang diajarkan adalah menyakut ilmu pengetahuan (QS. Al-Baqarah: 31).   Ini artinya, bahwa ilmu pengetahuan merupakan poin terpenting dalam kehidupan umat manusia. Dengan ilmu, manusia dapat membedakan mana  yang benar dan mana yang salah. Dengan …

Read More »

Syarat Memperoleh Pengetahuan.

Meskipun berpengetahuan tidak bisa dipisahkan dari manusia, namun seringkali ada hal-hal yang mestinya diketahui oleh manusia, ternyata tidak dapat diketahui. Oleh karena itu ada beberapa pra-syarat untuk memiliki pengetahuan, yaitu : 1.            Konsentrasi Orang yang tidak mengkonsentasikan (memfokuskan) indra dan akal pikirannya pada benda-benda di luar, maka dia tidak akan mengetahui apa yang ada di sekitarnya. 2.            Akal yang sehat …

Read More »