Al-wâdhih al-dalâlah dapat dibagi menjadi empat, al-zhâhir, al-nashsh, al-mufasshar dan al-muhakkam. Pembagian tersebut berdasarkan pada tingkatan kejelasan makna dari ungkapan kalimat. Lafazh yang memiliki makna terlemah disebut al-zhâhir, kemudian tingkatan yang lebih tinggi adalah al-nash, lalu al-mufashar dan tingkatan tertinggi adalah al-muhakkam.
Read More »slider
Maaf Lama Tidak Update
Tanggal 6 Mei, istri saya melahirkan anak yang ketiga saecara cesar. Alhamdulillah, Allah kembali memberikan amanah seorang bai mungkil. Ia lalu saya beri nama, “Rufaidah Abidah Azzahraa”. Semoga ia menjadi anak yang shalihah. Namun kemudian istri saya sakit, karena ada jahitan yang lepas. Terpaksa harus dioperasi ulang dan rawat jalan. Sampai saat ini istri belum sembuh total. Masih …
Read More »KH. Anang Rikza Masyhadi, MA; Kamu Punya Hak, Tetapi Tidak Menuntut Itu Luar Biasa
Kelola-lah hatimu, karena itu motor penggerak hidupmu. Fisik boleh letih, namun hati tidak boleh ikut lelah. Bila hati sudah lelah, maka hidupmu tidak lagi bergairah. “Anta mayyitun”: engkau seperti orang mati. Jika hatimu benar, maka benarlah seluruh tindakanmu. Karena hati itu tempat bernaungnya niat. Bila hatimu rusak, niatmu rusak, maka rusaklah perbuatanmu. إذا صلحت صلح الجسد كله Waspadalah bahwa banyak …
Read More »Selamat Jalan Bang Sa’id, FirdausNya Merindumu!
Catatan Ustadz Fathurahman Kamal Suatu saat kami duduk berdua, usai sholat subuh berjamaah di Masjid Padepokan Budi Mulia. Saya mem-beranikan diri bertanya kepada Bang Sa’id, “Apa yang membuat Bang Sa’id sedemikian gigih memperjuang kan kaum mustadl’afin melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) tanpa mengenal lelah, pada usia dan kesehatan yang semakin lemah?”. Dengan sangat enteng dan nada penuh ketulusan beliau menjawab,”Saya …
Read More »Kita Ikut Ulama
Ust. Musa Alazhar, Lc. Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mendekati salat dalam keadaan mabuk sampai kalian tahu apa yang kalian katakan…” (al-Nisa: 43) Bagaimana kita memahami ayat ini? Ketika ada larangan yang terkait dengan kondisi tertentu, artinya larangan tersebut tidak berlaku dalam kondisi …
Read More »Ust. Rifki Arriza, Lc: Bermazhab Bukan Nama Lain Dari Fanatisme
Dalam melihat perbuatan orang lain (dalam ibadah, muamalah atau permasalahan fikih lainnya), kaidahnya kita harus melihat dalam semua mazhab fikih yg ada. Jika ada yg membolehkannya, atau minimal ada yg mengatakan hal itu tidak batal, maka kita harus tolerir dan tasamuh terhadapnya. Tidak asal teriak batal, apalagi menyalahi sunah. Batalnya suatu ibadah dlm ranah fikih itu saat semua imam dan …
Read More »Derajat Murid dan Murad Di Dunia Sufi
Ust. Zuhdi Amin, Lc. Mengenal Allah itu perasaan yang lahir dari keridhaan, mengenal Allah (makrifatullah) itu cahaya yang Allah letakkan di hati hambanya yang paling dicintai-Nya, dan hakikat makrifat itu hidupnya hati dengan yang Maha Hidup, Diriwayatkan dalam atsar: sesungguhnya Allah menciptakan makhluk dalam kegelapan, lalu Allah menerangi mereka dengan sebagian cahaya-Nya, barang siapa yang mendapatkan cahaya-Nya mendapat petunjuk, dan …
Read More »Ilustrasi Sederhana Atas Pemahaman Kembali ke al-Quran dan Sunnah
Ust. Musa Alazhar, Lc. Ilustrasi Pertama Suatu hari penulis pernah berdiskusi di dunia maya dengan seseorang yang semangat dalam beragama. Semangat tersebut beliau artikan dengan membuat kajian al-Quran. Uniknya, sistem kajian yang beliau usung adalah membaca terjemahan al-Quran dari awal Surah al-Fatihah, al-Baqarah dan seterusnya sampai khatam. Dari hasil baca terjemah al-Quran tersebut, kata beliau, nanti akan menemukan …
Read More »Antara Dalil dan Istidlal
Sering sekali kita mendengar itislah dalil. Jika ada suatu persoalan, maka akan ada yang bertanya, apa dalilnya? Jadi, dalil selalu dijadikan sebagai justifikasi kebenaran. Pertanyaannya, apakah dalil itu? Mengapa dalam penentuan hukum syariah harus selalu ada dalil? Secara bahasa, dalil adalah petunjuk kepada arah tertentu, baik ia menunjukkankepada arah yang benar atau salah. Menurut ulama ushul, dalil secara …
Read More »Makna Kembali ke al-Quran dan Sunnah
Ust. Musa Alazhar, Lc. Apabila kita bertanya kepada muslim manapun di muka bumi, apa pedoman hidup seorang muslim? Rasanya sulit untuk menemukan yang jawabannya bukan ‘al-Quran dan Sunnah’. Apabila kita bertanya lagi bagaimana caranya untuk memahami al-Quran dan Sunnah? Jawaban terbaik disematkan untuk kalimat, “Sesuai dengan pemahaman sahabat dan salafus salih”. Mungkin jawaban tersebut juga akan ditambah dengan hadis ’73 …
Read More »