slider

Ustadz Zuhdi Amin:Derajat Cinta Tertinggi adalah Keriduan

Derajat cinta dalam dunia sufi yang paling tinggi adalah keriduan, mahabah itu cinta biasa sedangkan isyqun itu cinta yang paling dalam di lubuk hati, cinta yang menggebu, isyqun itu rasa cinta yang menjadikan manusia gila, manusia yang mengenal Allah akan menjadi gila, penduduk kota makah rame rame mengatakan Muhammad gila setelah Nabi Muhammad mengenal Allah, ucapan dan perilaku nabi Muhammad …

Read More »

Landasan Utama Atas Klasifikasi Tingkatan Kejelasan Makna Nash

Ada perbedaan sikap dalam memandang nash antara ulama ushul dengan ulama bahasa. Pakar bahasa hanya berkutat pada makna lafazh dilihat dari segi kebahasaan sebagai makna pertama. Hanya saja kemudian makna tersebut terkadang berkembang dari makna pertama kepada makna kedua, yaitu makna metafora (majâzîy) sehingga makna lafazh berubah menjadi haqîqah ‘urfiyyah. Para pakar bahasa memandang bahasa sebagai suara yang terdiri dari …

Read More »

Ternyata, Sistem Ekonomi Menjadi Prioritas Hukum Islam

Di masyarakat, penerapan hukum Islam sering diidentikkan dengan penerapan hukum hudud dan qishash. Negara Islam yang sudah menerapkan hudud dan qishash, seperti Saudi Arabia sudah dianggap menerapkan hukum Islam. Sementara Negara lain yang belum menerapkan hukuman tersebut, belum dianggap menerapkan hukum Islam.   Jadi, hukum Islam menyempit sekadar hanya urusan hudud dan qishas saja. Padahal hukum Islam itu sangat luas. …

Read More »

Antara Fatawa dan Hukum Positif

  Suatu kali di diskusi whatsapp, ada yang melontarkan pertanyaan berikut, “Kapan ya MUI dapat mengeluarkan fatwa hukum rajam bagi pezina? Salah satu kelemahan posisi MUI bukan termasuk lembaga tinggi negara yang memiliki otoritas untuk menerapkan hukum sehingga setiap hasil fatwa yang dikeluarkan tidak mengikat. Bagi yg mau terapkan silahkan, bagi yang tidak juga silahkan. Contoh kasus fatwa Haramnya Riba …

Read More »

Madzhab Fikih Muhammadiyah

  Banyak yang menyatakan bahwa Muhammadiyah tidak condong kepada madzhab tertentu. Muhammadiyah dengan majelis tarjihnya, mengakui semua madzhab, namun kemudian merajihkan pendapat yangdianggap shahih.   Pendapat saya, Muhammadiyah telah membuat mazhab baru, yaitu mazhab Muhammadiyah. Hal ini karena Muhammadiyah telah memenuhi 4 syarat minimal sebagai mazhab yaitu Mempunyai Manhaj ijtihad. Mempunyai produk ijtihad. Ada Imam madzhab. Mempunyai pengikut pengikut   …

Read More »

Menguatkan Gerakan Kultural Jamaah Muhammadiyah

Muhammaduyah adalah organisasi modern. Salah satu indikasinya adalah sistem organisasi dan keanggotaann yang sangat rapi. Jarang organisasi keislaman yang mempunyai sistem administrasi serapi Muhammariyah. Tentu ini sangat bagus dan layak untuk jadi percontohan. Sistem organisasi moderm ini menuntut segala sesuatu yang dilakukan oleh Muhammadiyah, harus sesuai dengan administrasi organisasi. Dengan demikian, sekecil apapun tindakan yang dilakukan oleh organisasi dapat dipertanggunhjawabkan …

Read More »

Standar Tingkatan Kejelasan Makna Nash

Ada perbedaan sikap dalam memandang nash antara ulama ushul dengan ulama bahasa. Pakar bahasa hanya berkutat pada makna lafazh dilihat dari segi kebahasaan sebagai makna pertama. Hanya saja kemudian makna tersebut terkadang berkembang dari makna pertama kepada makna kedua, yaitu makna metafora (majâzîy) sehingga makna lafazh berubah menjadi haqîqah ‘urfiyyah. Para pakar bahasa memandang bahasa sebagai suara yang terdiri dari …

Read More »

Menanti Peran Muhammadiyah Di Kerajaan Mataram Islam

Muhammadiyah berdiri di kauman, kawasan yang sangat erat kaitannya dengan keraton Yogyakarta. Berdirinya Muhammadiyah juga banyak didukung oleh Sultan. Artinya sejak awal hubungan antara Muhammadiyah dengan kerajaan Mataram sangat baik. Bahkan K.H Ahmad Dahlan pernah menjadi  khatib Amin di Masjid Gedhe.  Hubungan seperti ini akan sangat baik jika terus diputuk hingga saat ini.     Memang benar bahwa di dalam …

Read More »

Satu Simbul Keislaman Kerajaan Mataram Kini Telah Tiada

Beberapa waktu lalu, Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengeluarkan Sabda Raja. Terdapat lima poin Sabda Raja, namun yang paling menimbulkan polemik adalah penghapusan gelar khalifatullah. Apalagi gelar ini sudah melekat pada diri seorang Sultan Yogyakarta ratusan tahun lamanya.     Gelar Khalifatullah untuk seorang raja, dalam pemikiran politik Islam bermakan perwakilan Tuhan. Dengan kata lain bahwa seorang sultan …

Read More »

Menanti Pesantren Kader Ulama

  Cinta-cita untuk membangun pesantren kader ulama terus berjalan. Alhamdulillah Yayasan Almuflihun sejak tanggal 07 Maret 2015 sudah resmi berdiri dengan nomor akta notaris: 5015030733100417 Saat ini sedang melengkapi persyaratan untuk pendaftaran pondok pesantren ke Departemen Agama Kabupaten Temanggung. Jika sudah terdaftar, baru bisa membuka rekening atas nama Yayasan.   Sambil menunggu, barangkali ada yang “ahli gambar” atau punya kenalan …

Read More »