Ust. Dedi Jamaluddin, Lc Untuk pendahuluan, kita lebih dahulu akan bahas sedikit tentang ‘kata’ dalam bahasa Arab. Kata adalah bentuk terkecil dari sebuah bahasa yang mempunyai makna. Sebenarnya ada bentuk yang lebih kecil lagi yaitu abjad. Ia berfungsi untuk menyusun sebuah kata. Namun karena abjad sudah makruf, maka di sini kita tinggalkan. Dalam bahasa Arab ada 3 jenis kata, …
Read More »slider
Lembaga Permusyawaratan Pada Masa Kenabian
Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa Nabi Muhammad saw dalam setiap persoalan selalu melakukan musyawarah. Apalagi jika persoalan tadi terkait dengan urusan publik dan berkaitan dengan maslahat masyarakat. Selain karena perintah Allah, musyawarah tersebut memang mempunyai banyak sisi positif. Rasulullah saw ingin memberikan teladan yang baik kepada umatnya agar selalu bermusyawarah dalam setiap persoalan. Terkait dengan urusan politik ini, apakah …
Read More »Saat Umat Lalai Dengan Nilai Subtantiif Al-Quran
Meski sudah lewat beberapa waktu, kontraversial soal pembacaan Quran dengan langgam Jawa belum juga reda. Antara yang pro dan kontra masih mengeluarkan argument untuk memperkuat pendapatnya masing-masing. Bahkan banyak juga diskusi “debat kusir” dengan bahasa yang tidak layak. Saya mencoba untuk berhusnuzan dengan peristiwa “bersejarah” tersebut. Dengan lantunan Quran yang menggunakan langgam Jawa di depan publik, berdampak pada keingintahuan …
Read More »Dr. Muhlis M. Hanafi; Tujuh Nagham Terkait Dengan Penghayatan Makna Al-Quran
Di tengah berbagai sorotan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) membuat langkah kontroversi. Menambah ingar-bingar diskursus keagamaan dan jagat perpolitikan Tanah Air. Pada peringatan Isra Miraj di Istana Negara, Jumat, 15 Mei 2015, seorang qari melantunkan bacaan Al-Quran dengan cengkok atau langgam Jawa. Gagasan ini sebelumnya dilontarkan Menag saat menghadiri Milad ke-18 Bayt Al-Qur`an dan …
Read More »Komisi Fatwa Mesir Tentang Pembacaan Al-Quran dengan Langgam Jawa; Boleh
Sebelumnya banyak ulama al-Azhar yang telah diperdengarkan mengenai bacaan al-Quran dengan langgam jawa tersebut. mereka semua menyatakan boleh. Kemudian persoalan ini diangkat ke mufti negara Mesir, sebagai lembaga yang punya otoritas untuk mengeluarkan fatwa. merekapun membolehkan. berikut saya kutipkan apa adanya dari page suara al-Azhar: Setelah memberitakan pendapat tiga ulama Al-Azhar tentang hukum membaca Alquran dengan langgam Jawa, beberapa …
Read More »Hukum Membaca al-Quran Dengan Langgam Selain Arab: Boleh
Bacaan Quran dengan langgam Jawa ternyata masih menjadi topik yangs sangat menarik. Banyak kalangan yang mempertanyakan mengenai keabsahan bacaan tersebut. Jika dilihat bagaimana Qari membacakan ayat al-Quran tersebut, nampak tidak ada upaya melecehkan al-Quran. Ia terlihat khusyu dan berusaha setartil mungkin sesuai kemampuan yang ia miliki. Bacaan seni tilawah tersebut memang tidak lazim. Selama ini yang umum …
Read More »Mengenal Kalimat Dalam Bahasa Arab
Ust. Dedi Jamaludin, Lc Dalam bahasa Arab, kalimat itu ada dua macam/bntuk: 1. Jumlah ismiyah, terdiri dari mubtada+khobar, 2. Jumlah fi’liyah, trdiri dari fiil+fail. Jadi pembahasan utama dalam bahasa Arab adalah mubtada khobar dan fi’il fa’il. Bahasan ini sering disebut ‘umdah (pembahasan utama), sedangkan tema lainnya, seperti na’at, taukid, badal, hal, tamyiz, dan lain sebagainya adalah fadlah/takmilah (pembahasan tambahan/penyempurna). …
Read More »Kumpulan Mahfudzat (Pribahasa Arab):
Ust. Dedi Jamaludin, Lc 1. ﻣَﻦْ ﺳَﺎﺭَ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﺪَّﺭْﺏِ ﻭَﺻَﻞَ Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia 2. ﻣَﻦْ ﺟَﺪَّ ﻭَﺟَﺪَ Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia. 3. ﻣَﻦْ ﺻَﺒَﺮَ ﻇَﻔِﺮَ Barang siapa sabar beruntunglah ia. 4. ﻣَﻦْ ﻗَﻞَّ ﺻِﺪْﻗُﻪُ ﻗَﻞَّ ﺻَﺪِﻳْﻘُﻪُ Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya. 5. ﺟَﺎﻟِﺲْ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟﺼِّﺪْﻕِ ﻭَﺍﻟﻮَﻓَﺎﺀِ Pergaulilah orang yang jujur dan …
Read More »Begini Tanggapan Ulama Azhar Terkait Bacaan Quran Dengan Langgam Jawa
Wacana terkait Islam Nusantara ternyata semakin meluas. Islam Nusantara tidak hanya dijadikan sebagai budaya Islam Nusantara yang berkembang dan “dibiarkan” hidup secara alamiyah, namun sebagian mencoba untuk menghidupkan gaya Islam Nusantara dengan menggali budaya Nusantara dan dipopulerkan ke ranah publik. Barangkali salah satu caranya adalah dengan mengangkat bacaan Quran dengan langgam jawa ini. Namun ternyata, bacaan Quran tersebut menimbulkan kontraversi di …
Read More »Menyoal Gerakan Muhammadiyah di Sumatra Barat
Selama beberapa lama aktif di PCIM Mesir, saya memperhatikan bahwa mahasiswa asal Sumatra Barat yang aktif di PCIM sangat-sangat minim dan hanya bisa dihitung jari. Mereka lebih tertarik untuk aktif di Partai Politik tertentu dibandingkan dengan di Muhammadiyah. Ghirah di parpol lebih kuat dibanding dengan ghirah di Muhammadiyah. Beberapa kali saya “ngobrol” santai dengan mereka, kebanyakan mereka itu …
Read More »