Al-wâdhih al-dalâlah dapat dibagi menjadi empat, al-zhâhir, al-nashsh, al-mufasshar dan al-muhakkam. Pembagian tersebut berdasarkan pada tingkatan kejelasan makna dari ungkapan kalimat. Lafazh yang memiliki makna terlemah disebut al-zhâhir, kemudian tingkatan yang lebih tinggi adalah al-nash, lalu al-mufashar dan tingkatan tertinggi adalah al-muhakkam.


