Ushul Fikih

Berikut Ayat Al-Quran dan Hadis Nabi Terkait Maqashid Syariah

Ketika kita membaca ilmu maqashid, kita akan disuguhi dengan pembagian ilmu maqashid menjadi tiga, yaitu dharuriyat, hajiat dan tahsiniat. Terkait keterangan detail mengenai tiga bahasan tersebut akan dibahas kemudian. Di sini kita hanya ingin melihat dari sisi pertama, yaitu dharuriyat dengan melihat dalil dari ayat-ayat al-Quran. Dari sana kita akan berkesimpulan mengenai kebenaran ijtihad induktif para ulama terkait ilmu maqashid. …

Read More »

Hujah Maqashid Dari Al-Quran dan Sunnah Nabi

Sebelumnya sudah kami sebutkan mengenai berbagai macam istilah yang menunjukkan mengenai bahasan ilmu maqashid yang biasa dipakai oleh para ulama. Terkait hal ini bias dirujuk kembali mengenai artikel sebelumnya yang bertajuk, “Begini lafal-lafal Yang Senada Dengan Ilmu Maqashid”. Di bawah ini akan kami sampaikan mengenai contoh beberapa ayat al-Quran dan hadis nabi, yang bias dijadikan sebagai argumen dalam penggunaan ilmu …

Read More »

Begini lafal-lafal Yang Senada Dengan Ilmu Maqashid

Sebelumnya telah kami singgung terkait perkembangan ilmu maqashid. Di antaranya adalah bahwa para ulama sering menyinggung ilmu maqashid, namun kadang menggunakan bahasa yang bermacam-macam. Terkait hal ini bias dirujuk pada artikel sebelumnya yang berjudul, “Sepintas Tentang Sejarah Ilmu Maqashid”. Pertanyaannya, lantas lafal apa saja yang biasa dipakai para ulama untuk makna maqashid? Berikut beberapa contoh lafalnya: 1. Maslahah: Maksud dari …

Read More »

Sepintas Tentang Sejarah Ilmu Maqashid

sebelumnya telah kita bahas mengenai dafinisi ilmu maqashid. Terkait hal ini bias dirujuk artikel sebelumnya bertajuk, “Ini Lhoo Makna Maqashid Syariah”. Di sini kami akan sedikit menyinggung mengenai lafal dari maqashid yang umum digunakan oleh para ulama ushul. Para ulama ushul mutaqaddimin umumnya tidak menggunakan satu lafal untuk memaknai maqashid syariah. Lafal yang digunakan berfariasi dan bermacam-macam sesuai dengan apa …

Read More »

Ingatlah Allah, Maka Allah Akan Mengingatmu

Ust. Wahyudi Abdurrahim, Lc Wasiat Imam Turmudzi al-Hakim Abu Abdullah. Mengingat Allah dapat melembutkan hati. Sebaliknya mengikuti syahwat hanya akan mengeraskan hati. Jika seseorang selalu disibukkan dengan mengingat Allah, ia bagaikan pohon rindang yang segar. Pohon itu bisa segar karena mendapatkan pasokan air yang cukup. Namun jika pohon tadi tidak pernah mendapatkan air, ia akan kering. Dedauan akan rontok dan …

Read More »

Sarana Untuk melaksanakan Kewajiban

Sebelumnya telah kami sampaikan mengenai perkara qat’iyyadn dan zhanniyat. Terkait hal ini bisa dirujuk artikel sebelumnya dengan judul, “Antara Qat’iyyat dan Zhaniyat”. Di antara qat’iyyat itu adalah ibadah wajib, seperti shalat, puasa dan haji bagi yang mampu. Tiga perkara itu menjadi sebuah kewajiban bagi setiap insan muslim. Jika ada orang Islam mengingkari tiga perkara tersebut, oleh para ulama, mereka dihukumi …

Read More »

Hujah Istiqra

Sebelumnya pernah kami singgung terkait pembagian istiqra, yaitu tam dan naqis Istiqra tam adalah meneliti semua sampel yang ada dalam obyek penelitian, dari sini lantas dibuat suatu kesimpulan. Sementara istiqra naqis hanya meneliti sebagian sampel saja, lalu dibuat kesimpulan. Hasil penelitian yang menggunakan metode istiqra tamm bersifat pasti (qatiy). Hal ini karena peneliti melakukan kajian secara mendetail dan terperinci terkait …

Read More »

Pembagian Istiqra

Menurut Ibnu Asyur, istiqra dapat dibagi menjadi dua macam: Pertama, Istiqra hukum syariat. Istiqra seperti ini dilakukan dengan meneliti teks al-Quran dan assunah dengan melihat kepada illat hokum seperti yang sudah tertera secara sharih dalam nas. Meski illat telah disebutkan oleh nas, namun penelitian terhadap iillat hokum demi mencapai pengetahuan terhadap tujuan diturunkannya nas tersebut tetap diperlukan. Hal ini selain …

Read More »

Istiqra Dalam Kajian Ilmu Maqashid

Istiqra adalah kesimpulan atau rumusan teori (kaedah) yang diambil setelah dilakukan penelitian atas semua atau sebagan elemen. Jika penelitian dilakukan kepada semua sampel, disebut dengan istiqra am, namun jika penelitian hanya sebagian dari sampel, disebut dengan istiqra naqis. Istiqra, dalam teori riset modern bisa disebut dengan istilah kajian induktif. Dalam ilmu ushul fikih, termasuk di dalamnya kajian ilmu maqashid, umum …

Read More »

Antara Illat Pada Kiyas Bayan dan Burhan

Sebelumnya pernah kami singgung mengenai kiyas bayan, yaitu kiyas yang biasa dipakai oleh para fuqaha dengan bertumpu pada kaedah bahasa. Dalam kiyas bayan, rukun kiyas ada empat, yaitu asal, cabang, illat dan hukum. Asal merupakan persoalan pertama yang telah tertulis dalam nas. Cabang merupakan persoalan kedua yang belum tertulis dalam nas. Secara otomatis, ketetapan hukum juga belum ada dalam nas. …

Read More »