Wasiat Imam Turmudzi al-Hakim Abu Abdullah.
Mengingat Allah dapat melembutkan hati. Sebaliknya mengikuti syahwat hanya akan mengeraskan hati. Jika seseorang selalu disibukkan dengan mengingat Allah, ia bagaikan pohon rindang yang segar. Pohon itu bisa segar karena mendapatkan pasokan air yang cukup.
Namun jika pohon tadi tidak pernah mendapatkan air, ia akan kering. Dedauan akan rontok dan rantingnya pun berjatuhan. Pohon seperti itu hanya layak dijadikan kayu bakar.
Hati kering jika tidak pernah mengingat Allah. Jika dibiarkan, ia akan lapuk dan hanya layak jadi kayu bakar.
Imam Turmudzi menasehati kita agar selalu berdzikir dan mengingat Allah, baik dengan berdoa, membaca al-Quran atau dengan membaca tasbih, tahmid dan tahlil. Jika kita mengingat Allah, maka Allah juga akan mengingat kita.
Firmal Allah:
فَٱذۡكُرُونِىٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشكُرُواْ لِى وَلَا تَكفُرُونِ
Ingatlah kepada-Ku, Aku juga akan ingat kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kalian kufur.” (QS. Al Baqarah [2]:152).
Rasulullah saw bersabda:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِى ، فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى ، وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا ، وَإِنْ أَتَانِى يَمْشِى أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً »
Dari Abu Hurairah Ra., ia berkata bahwa Nabi saw bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat). Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Semoga kita menjadi Hambanya yang selalu taat dan berdzikir kepada-Nya. Amiin
==
Mengingatkan —- Bagi yang ingin wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +201120004899. www.almuflihun.com


