border=
 border=

Pembagian Hadd

bentengpendemcilacapgoidDalam ilmu bayan, ini mirip ketika kita membuat permisalan/istiarah. Maka permisalan harus lebih jelas dibandingkan dengan yang dimisalkan. Contoh, Lampunya terang seterang matahari. Padahal dalam kenyataannya, matahari lebih terang dari lampu tersebut. Akan kurang tepat jika kita membuat permisalahn dengan yang lebih rendah. Contoh, lampunya sangat terang seperti lilin. Atau dengan sesuatu yang mempunyai tingkatan setara, contoh: lilinnya sangat terang seterang lilin
Untuk membuat definisi, harus ada sesuatu yang menjadikannya spesial dan berbeda dengan yang lainnya. Inilah yang disebut had secara mutlak.

Had dapat dibagi menjadi tiga.  Hal ini karena had:

1) Bisa jadi had digunakan untuk menerangkan mengenai hakekat sesuatu
2) Atau untuk menerangkan nama sesuatu

Untuk poin pertama, bisa jadi memang zatnya atau sifatnya menjadikannya spesial dan berbeda dengan yang lain.

Jika terkait dengan zat, disebut dengan had hakiki
Jika terkait dengan sifat (ard), disebut had rasm
jika terkait keterangan atas nama sesuatu, maka ia disebut had lafaz.

Had hakiki adalah sesuatu yang dapat membedakan dengan yang lain, karena faktor zatnya. Ini dibagi menjadi 2, tam (sempurna) dan naqis (tidak sempurna).

Tam adalah sesuatu yang menjadi pembeda dengan yang lainnya, karena faktor zatnya, meski ia mempunyai hakekat lain yang juga dimiliki oleh sesuatu yang lain, namun masih dalam ruang lingkup dilalah nmuthabiqah dan tadamun.

Contoh: apakah manusia itu?
Jawab: ia adalah hewan yang berakal
Berakal menjadi faktor utama yang membedakan antara manusia dengan hewan. Inilah perbedaan zat tsb. Namun manusia mempunyai sesuatu yang juga dimiliki hewan, seperti berjalan, makan, minum, melihat dll.

(Dilalah muthabiqah adalah lafal/definisi persis dengan aslinya. Contoh, manusia sebagai hewan yang berakal, sama persis dalam alam realita, bahwa manusia adalah hewan berakal.

Dilalah tadhamun adalah bahwa sesuatu, masih bagian secara keseluruhan dari sesuatu yang lain. Contoh manusia adalah hewan yang berakal. Maka akal, masih dalam ruang lingkup manusia.
Contoh lain, kelas bagian dari sekolah, kamar bagian dari rumah dll)

Naqis adalah sesuatu yang menjadi pembeda dengan yang lainnya namun bukan karena perbedaan dalam zatnya. Contoh: manusia adalah jauhar (atom) yang berfikir.

Definisi diatas memang benar, hanya kurang pas. Karena semua benda terdiri dari jauhar (atom), termasuk juga batu, kayu, bumi dll. Jadi definisinya terlalu umum.

Atau manusia adalah berakal. Ini juga benar, bahwa yang berakal hanya manusia, namun jika tdk menyebutkan dengan kata2 sebelumnya, definisi jdi kurang sempurna.

Sementara, had rsm adalah memberikan definisi sesuatu dengan sifat.
Ini juga dibagi 2, yaitu tam dan naqis.
Tam adalah had rasm yang sempurna karena sesuai dengan kenyataan di lapangan, dengan tetap memperhatikan pada dilalah tadamun dan mutabiqah.
Contoh: manusia adalah hewan yang tertawa.
Definisi ini jga benar, krn yang tertawa hanya manusia.
Juga menggunakan kata hewan, krn antara hewan dan manusia banyak mempunyai kesamaan sifat.

Kedua; rasm naqis, yaitu had rasm had rasm yang tidak sempurna karena tdk memperhatikan dilalah tadamun dan mutabiqah. Contoh: apakah manusia?
Jawab; ia tertawa.
Jawaban ini benar, namun karena tdk menyebutkan lafal lain didepannya yang mengandung dilalah tadamun atau mutabiqah, maka ia jadi kurang sempurna.
Atau: manusia adalah jauhar (atom) yang tertawa.
Di sini meski terdapat kata jauhar, namun kata ini terlalu jauh dan tdk masuk ke dalam dilalah tadamun atau mutabiqah. Oleh karenanya ia disebut rasm naqis.

Had lafzi adalah menerangkan sesuatu secara bahasa. Seperti orang pinter disebut intelektual, bodoh untuk orang yang tidak tau apa2.

Atau dengan cara memberikan kata lain yang sinonim, contoh: rumah adalah wisma/tempat tinggal.

Bagian ini ada beberapa tingkatan, tertinggi adalah had hakiki, lalu rasm, lalu lafal.

Ada definisi lain, yaitu definisi dengan contoh.
Contohnya: sakitnya ketika ruh kluar dri badan, dengan sakitnya seperti tulang belulang yang digergaji dan dipalu.

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *