Pemikiran Islam

Sumber dan Alat Pengetahuan: Akal

Kaum Rasionalis, selain alam tabi’at atau alam fisika, meyakini bahwa akal merupakan sumber pengetahuan yang kedua dan sekaligus juga sebagai alat pengetahuan. Mereka menganggap akal-lah yang sebenarnya menjadi alat pengetahuan sedangkan indra hanya pembantu saja. Indra hanya merekam atau memotret realita yang berkaitan dengannya, namun yang menyimpan dan mengolah adalah akal. Karena kata mereka, indra saja tanpa akal tidak ada …

Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan; Aliran Sensualisme (al-Hissiyyin)

  Kaum sensualisme, khususnya John Locke, menganggap bahwa pengetahuan yang sah dan benar hanya lewat indra saja. Mereka mengatakan bahwa otak manusia ketika lahir dalam keadaan kosong dari segala bentuk pengetahuan, kemudian melalui indra realita-realita di luar tertanam dalam benak. Peranan akal hanya dua saja yaitu, menyusun dan memilah, dan meng-generalisasi. Jadi yang paling berperan adalah indra. Pengetahuan yang murni …

Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan: Alam Fisik

Manusia sebagai wujud materi, selama di alam materi ia tidak akan lepas dari hubungannya dengan materi secara interaktif. Hubungannya dengan materi menuntutnya untuk menggunakan alat yang sifatnya materi pula, yakni indra (al-hiss), karena sesuatu yang materi tidak bisa dirubah menjadi yang tidak materi (inmateri). Contoh yang paling konkrit dari hubungan dengan materi dengan cara yang sifatnya materi pula adalah aktivitas …

Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan; Wahyu

Yang dimaksud dengan wahyu di sini adalah segala ajaran yang diturunkah Tuhan kepada nabi Muhammad saw. Dari sini wahyu dapat dibagi menjadi dua, wahyu yang berupa kalam ilahi (al-Qur’ân) dan wahyu yang diekspresikan oleh nabi Muhammad saw (hadits nabi). (QS. Al-Najm: 34). Wahyu memberikan pengetahuan manusia pada beberapa hal, diantaranya adalah: a.   Alam metafisika Para ulama membagi permasalahan metafisika menjadi …

Read More »

Sumber dan Alat Pengetahuan

Pengetahuan adalah mungkin dan realistis. Namun bagaimana manusia dapat mengetahui? Masalah sumber dan alat pengetahuan juga dibahas dalam literatur-literatur epistimologi Islam. Sesuai dengan hukum kausaliltas bahwa setiap akibat pasti ada sebabnya, maka pengetahuan adalah sesuatu yang sifatnya aksidental -baik menurut teori recolection-nya Plato, teori Aristoteles yang rasionalis-paripatetik, teori iluminasi-nya Suhrawardi, dan filsafat-materialisnya kaum empiris. Tentunya sumber pengetahuan beragam sesuai dengan …

Read More »

Relasi antara Pengetahuan, Filsafat dan Agama

 Manusia dilahirkan dengan tanpa memiliki pengetahuan. Hanya saja Tuhan menganugerahkan akal pikiran dan panca indera kepada manusia. Dengan ini pula, manusia dapat memperoleh pengetahuan. (QS. Al Nahl:78).  Islam sendiri menyeru umatnya agar selalu mencari pengetahuan sejak kita masih dalam buaian ibu hingga ajal menjemput nyawa. Karena dengan pengetahuan inilah manusia dapat berinteraksi dengan  alam raya. Sepanjang sejarah, manusia tidak akan …

Read More »

Mungkinkah Manusia Memperoleh Pengetahuan?

 Kaum shopis mempertanyakan, mungkinkah manusia dapat memiliki pengetahuan?. Mereka memang meragukan dan bahkan mengingkari bahwa manusia dapat memiliki pengetahuan. Bapak kaum shopis, Georgias pernah berkata, “Segala sesuatu tidak ada. Jika adapun, maka tidak dapat diketahui, atau jika dapat diketahui, maka tidak bisa diinformasikan”10. Sikap skeptis mereka tidak hanya terhadap wujud, namun juga terhadap pencipta alam. Menurut Phitagoras bahwa keberadaan Tuhan …

Read More »

Struktur Filsafat Ilmu Islam; Akar Epistemologi Menurut Al-Qur’ân dan Al-Sunnah

  Teori Pengetahuan   Epistemologi selalu menjadi bahan yang menarik untuk dikaji, karena disinilah dasar-dasar pengetahuan maupun teori pengetahuan yang diperoleh manusia menjadi bahan pijakan. Konsep-konsep ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dewasa ini beserta aspek-aspek praktis yang ditimbulkannya dapat dilacak akarnya pada struktur pengetahuan yang membentuknya. Dari epistemologi, juga filsafat -dalam hal ini filsafat modern- terpecah berbagai aliran yang cukup …

Read More »

Kabil dan Habil; Proses Pergulatan Anak Manusia

  Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil), “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil, “Sesungguhnya Allah hanya menerima korban dari orang-orang yang bertaqwa”.   Buku yang berjudul Kun Ka Ibni Adam karya …

Read More »

Bidah dan Ikhtirâ’

Para generasi awal Islam adalah generasi shalihin yang melaksanakan segala sesuatu selalu merujuk langsung dari al-Quran dan sunah Nabi. Beribadah adalah sistem interaksi dengan Allah Swt.. Sistem interaksi tersebut sudah diatur sedemikian rupa sehingga umat Islam tidak boleh menambah ataupun mengurangi. Generasi awal Islam adalah generasi terbaik umat ini. Merekalah orang-orang yang khusyu beribadah serta bersikap qana’ah. Mereka selalu mengikuti …

Read More »