border=
 border=

Relasi Antara Maqashid dan Maslahat

 

hfsj

 

Makna maslahah dan mafsadah

 

Maslahat secara bahasa bearti manfaat. Maslahat adalah setiap perkara yang membawa kebaikan. Sementara itu, mafsadah maknanya adalah kerusakan dan mudarat. Artinya, segala sesuatu yang membawa keburukan dan mudarat adalah mafsadah. Jadi mafsadah merupakan kebalikan dari maslahat.

 

Menurut Ibnu Asyur, maslahat adalah segala sesuatu yang membawa kebaikan dan kekuatan.

Menurut Ibnu Taimiyah, maslahat adalah suatu perbuatan yang menurut mujtahid kemungkinan besar akan membawa manfaat dan tidak bertentangan dengan hokum syariat.

 

Menurut al-Khawarizmi, maslahat adalah perlindungan terhadap tujuan ditetapkannya hukum syariat dengan menutup semua pintu yang dapat membuka mafsadat bagi hamba.

 

Iz Ibnu Abdussalam membagi maslahat menjadi empat macam, yaitu pertama, semua kenikmatan. Kedua, sarana menuju kenikmatan. Ketiga, kebahagiaan, keempat sarana menuju kebahagiaan.

 

Beliau membagi mafasid juga menjadi empat macam, yaitu  kesakitan, kedua, semua sarana yang kiranya dapat membawa seseorang pada rasa sakit, ketiga kesedihan dan keempat semua sarana yang dapat membawa seseorang kepada kesedihan.

 

Baik manfaat dan mafsadah, menuru tIz Ibnu Abdussalam dibagi menajdi dua, yaitu pertama, yang terkait dengan urusan dunia dan kedua, terkait dengan urusan akhirat.

 

Kesenangan seperti yang disampaikan oleh Iz Ibnu Abdussakam adalah suatu kesenangan yang biasa dirasakan oleh seorang hamba. Ia sifatnya maknawi karena tidak terindera. Ia terkait dengan perasaan manusia itu sendiri.

 

Senada dengan Iz Ibnu Abdussalam, Imam Syathibi juga memaknai kesenangan dengan yang sifatnya maknawi. Dalam ktiab al muwafaqat beliau berkata, “Yang kami maksudkan dengan maslahat adalah segala sesuatu yang dapat menopang kehidupan manusia, memenuhi kebutuhan dirinya dan akalnya sehingga ia mendapatkan berbagai macam manfaat”.

 

Iz Ibnu Abdussalam juga membagi maslahat menjadi dua macam, pertama, maslahat haqiqi yaitu kesenangan dan kenikmatan sesungguhnya. Kedua majazi, yaitu sarana yang dapat mengantarkan manusia untuk mendapatkan sebuah kenikmatan.

 

Menurut beliau bisa saja suatu sarana menuju maslahat adalah mafsadah, meski demikian oleh syariat dianjurkan untuk dikerjakan. Ia boleh dikerjakan tadi, bukan karena karena ia mengandung mafsadah, namun karena ia merupakan sarana menuju manfaat. Contoh, memotong tangan orang yang terkena racun demi menyelamatkan jiwanya. Ditakutkan jika tangan tidak dipotong, racun akan menjalar ke seluruh tubuh sehingga akan berakibat fatal terhadap keselamatan jiwabnya.

 

Memotong tangan seseorang jelas mengandung mafsadah (mudarat dan bukan sesuatu yang baik). Hanya saja, ia harus dilakukan. Ia adalah sarana yang dapat menyelamatkan seseorang untuk mendapatkan maslahat yang lebih besar.

 

Berjihad di jalan Allah juga mafsadah. Ia dapat mengakibatkan seseorang mengalami luka-luka, cacat bahkan bisa terbunuh di medan perang. Meski demikian, berjihad dianjurkan demi untuk mendapatkan maslahat yang lebih besar, yaitu eksistensi agama yang akan membawa kebahagiaan umat manusia di dunia dan akhirat.

 

Pelaksanaan hukuman qishsh bagi pembunuh. Hukuman mati ini jelas merupakan suatu mafsadah. Hanya saja ia harus dilakukan karena untuk menggapai maslahat yang lebih besar yaitu menjaga kestabilan dan keamanan di suatu masyarakat. Jika pelaku pembunuhan tidak dihukum mati, maka bisa saja akan terjadi mudarat yang jauh lebih besar. Inilah mengapa hokum qishash ini dalam al-Quran dikatakan sebagai “kehidupan”. Artinya bahwa dengan memberikan qisash terhadap satu orang penjahat, akan menyelamatkan ribuan nyawa yang ada di masyarakat.

 

Masih banyak contoh lainnya terkait mafsadah yang merupakan sarana menuju manfaat dan dibolehkan untuk dilaksanakan oleh syariat, seperti hukuman potong tangan bagi pencuri, rajam bagi pezina, hokum cabuk bagi pemabuk dan lain sebagaimnya. Semua hukuan itu diperintahkan syariat untuk dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan maslahat yangs sebenarnya.

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *