Sebelum melanjutkan lebih jauh megenai pemikiran politik Islam, ada baiknya kita beranjak dari berbagai macam istilah yang sering digunakan oleh para politisi Islam klasik.
Julukan yang umum dipakai bagi para pimpinan negara adalah Imam, Khalifah dan Amirul mukminin. Selain itu, ada istilah lain, namun tidak sepopuler tiga istilah di atas, yaitu Khalifatullah, Alwashiy, Almulk, Waliyul amri dan Sulthanullah.
Untuk konteks Indonesia, ada istilah lain yang popuer, yaitu Ulul Amri dan Umara. Dua kata tersebut, meski ada rujukan dalam kitab kuning, namun jarang sekali digunakan sebagai julukan terhadap pemimpin negara. Keduanya lebih sering digunakan sebagai istidlal untuk mendukung suatu kepemimpinan tertentu. Atau ketika ada suatu persoalan, maka merujuk kepada ulul amri, maksudnya pemerintah.
Dalam ilmu kalam, istilah yang sering dipakai adalah Imam atau Imamah. Kata ini dipopulerkan oleh kalangan Syiah. Hal itu karena mereka menganggap bahwa pemimpin mereka adalah imam yang terpilih.

