Seri Kajian Ilmu :
Jamaah D1 :
Tad, mau Tanya, seorang istri, jika suami memerintahkan sesuatu. tapi di waktu yang sama ibu juga minta bantuan. Kira-kira, lebih didahulukan siapa ya tad? Makasiiih
Ustadz Wahyu, Lc:
Bagi seorang wanita yang belum menikah, maka orang tua lebih berhak untuk ditaati. Namun ketika ia telah menikah maka taat kepada suami merupakan kewajiban dan harus diutamakan melebihi orang tuanya. Syaratnya, suami tidak memerintahkan kepada maksiat.
1⃣Dalilnya sabda Rasulullah:
لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق
Artinya: “Tidak ada kewajiban taat kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Al Khaliq (Maha Pencipta). (HR. Bukhari).
2⃣Terkait kewajiban istri yang harus taat suami, Rasulullah saw bersabda:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Andai boleh kuperintahkan seseorang untuk bersujud kepada yang lain tentu kuperintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya” (HR Tirmidzi).
إِذَا صَلَتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَصَنَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ بَعْلَهَا، دَخَلَتْ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ
Artinya: “Apabila seorang wanita mengerjakan shalat lima waktunya, mengerjakan puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan menaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan2.”
🎋🎋
لَا يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ وَلَا تَأْذَنَ فِي بَيْتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ وَمَا أَنْفَقَتْ مِنْ نَفَقَةٍ عَنْ غَيْرِ أَمْرِهِ فَإِنَّهُ يُؤَدَّى إِلَيْهِ شَطْرُهُ
Artinya: “Tidak boleh (haram) bagi wanita untuk berpuasa sementara suaminya ada di sisinya kecuali dengan izinnya. Istri juga tidak boleh memasukkan orang ke dalam rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Dan harta yang ia nafkahkan bukan dengan perintahnya, maka setengah pahalanya diberikan untuk suaminya.”
(HR. Al-Bukhari)
Yang paling ideal bisa menyeimbangkan antara keduanya. Suami juga mengerti kebutuhan mertua. Namun jika memang mepet, kebutuhan di waktu yang sama, maka suami lebih didahulukan. Wallahu a’lam
〰〰〰〰〰
🔜 Raih pahala. Sebarkan
Ikuti kajian lainnya….gabung bersama kami 🏻
Tim Sang Pencerah
🆔 Website: sangpencerahDOTcom
Fanspage FB : websiteSangPencerah
🌐 Twitter : @SangPencerahWeb
▶ Chanel Telegram : @websangpencerah
📧 Email : websangpencerah@gmail.com

