border=
 border=

Aku Telah Jauh Melangkah

fdsagggsTidak terasa sudah sekian tahun mataku terbuka melihat dunia. Tidak terasa, sudah sekian ribu hari, aku menghirup udara menikmati karunia-Nya. Tidak terasa, sudah sekian ribu kilometer kakiku melangkah melewati hamparan dunia.
Betapa banyak kenikmatan yang telah Allah berikan. Betapa besar anugerah yang telah aku nikmati. Betapa luas, rahmat Allah yang aku resapi.

Kenyataannya, dosa yang kulakukan jauh lebih besar. Mataku, telingaku, hidungku, mulutku, tangan dan kakiku, semua tidak lepas dari perbuatan nista.

Maksiat,…betapa kau telah menemaniku. Perbuatan aniyaya, betapa kau sering menghampiriku.

Sementara, waktuku untuk menghadap-Nya semakin mendekat. Setiap detik, ia semakin terlihat menghampiriku. Liang lahat telah menanti, rumah sempitku. Pertanggungjawaban atas semua perbuatanku dihadapan Sang Pencipta kian terngiang dalam telingaku.

Ya Allah, tidak kuat ku bayangkan siksamu. Tidak tahan ku menghadapi pembalasan-MU. Betapa pedihnya, betapa perihnya….!!!

Kelak, tidak ada lagi tempat mengadu. Kelak, tidak ada lagi waktu untuk memperbaiki diri. Kelak, tidak ada lagi waktu untuk sekadar memohon belas kasih

“Ya Tuhan Kami, Kami telah Menganiaya diri Kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni Kami dan memberi rahmat kepada Kami, niscaya pastilah Kami Termasuk orang-orang yang merugi.

 

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *