Konsep “trinitas”, yaitu Tuhan Maha Esa/Tunggal akan tetapi terdiri dari tiga anggota, namun ketiga anggota tersebut pada hakekatnya hanya satu. Sementara, tiga bahasan tauhid tadi tidak demikian.
Tiga pembahasan tauhid tadi, bukan bearti ada Allah secara independen, lalu ada Tuhan pencipta alam secara independen, dan sifat Tuhan secara independen, yang ketiganaya berada dalam satu entitas Tuhan.
Pembagian tiga tauhid tadi hanya untuk memudahkan pemahaman kepada pembaca, bahwa hanya Allah Yang Esa dan layak disembah (tauhid uluhiyah). Kita juga harus meyakini bahwa seluruh makhluk-Nya diciptakan oleh Allah. Allah pula yang mengatur alam semesta ini. Di tangan-Nyalah peraturan alam raya sehingga dapat beredar sesuai dengan ketentuan-Nya (tauhid rububiyah). Selain itu, kita juga percaya, bahwa hanya Allah yang mempunyai sifat-sifat ketuhanan. Allahlah yang Maha Pengasih, Allah Yang Maha Penyayang, Allah yang Maha Besar dan Allah Yang Maha Mengetahui.
Diharamkan kita untuk menyembah selain Allah. Ini menyalahi tauhid uluhiyyah. Diharamkan kita untuk percaya bahwa di sana ada zat lain selain Allah yang dapat mencipta makhluk-nya. Karena ini bertentangan dengan tauhid rububiyyah. Kita juga diharamkan untuk percaya bahwa ada zat lain selain Allah yang mempunyai sifat-sifat ketuhanan. Karena ini bertentangan dengan tauhid sifat. Wallahu a’lam.

