Dalam sebuah diskusi, ada yang menanyakan mengenai pernyataan berikut, “Jika ingin merubah system, maka masuklah ke dalam system. Jika ingin merubah system pemerintahan, maka masuklah ke dalam pemerintahan itu”.
Jawabnya adalah bahwa Allah berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ
Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah sesuatu dalam suatu bangsa, sehingga mereka merubah sesuatu yang ada dalam diri mereka“. (QS. Ar-Ra’d: 11)
Perubahan terbesar itu terletak pada perubahan mental. Sebagus apapun sistem, jika mental bobrok, maka sistem dengan mudah akan dapat dilanggar.
13 tahun Rasulullah saw berdakwah di Mekah, yang ditanamkan adalah masalah mental (keimanan).Tatkala mental sudah bagus, kemudian Rasulullah saw berhijrah ke Madinah dan mendirikan negara Madinah, maka yang terjadi adalah revolusi besar-besaran dalam semua sistem kehidupa.
Sistem hanya sekadar salah satu dari sarana perubahan. Pemerintahan, media, dai, sekolahan, pengusaha, dan profesi apapun, merupakan sarana perubahan. Siapapun kita, dan dimanapun kita berada, dapat memanfaatkan sarana yang kita miliki untuk melakukan perubahan. Untuk merubah system pemerintahan, tidak harus masuk dalam system tersebut.
Dalam penanggulangan tindak korupsi, system yang ada di Indonesia sudah cukup bagus. Secara undang-undang sudah ada peraturan mengenai undang-undang anti korupsi dan undang-undang pencucian uanng. Dalam pelaksanaannya, sudah ada KPK, kepolisian dan kejaksaan. Namun apakah ini menjamin Indonesia bebas dari korupsi? Kenyataannya tidak. Para politisi yang berasal dari gerakan Islampun, bahkan banyak yang terjerumus ke dalam kubang korupsi. Mental yang bobrok, berakibat kepada kebobrokan perilaku.
Kesimpulannya, perubahan dapat dilakukan kapan dan dimanapun kita berada. Perubahan terpenting adalah merubah mental manusia menuju tauhid murni dengan hanya menyembah Allah semata. Jika tauhid murni sudah tertancap dalam hati seseorang, maka akan berimplikasi kepada ibadah dan akhlaknya. Dari sini, perubahan besar itu akan bermula. Wallahu a’lam.

