border=
 border=

Umar; Khalifah Pencetus Gelar Amirul Mukminin

 umarUmar bin Khatab sangat memahami mengenai berbagai makna yang sering dipakai sebagai julukan oleh para pemimpin Negara pada waktu itu. Pengetahuan atas makna tersebut, yang menyebabkan Umar sangat selektif dalam memilih gelar sebagai pemimpin umat. Dari berbagai julukan yang ada, Umar lebih memilih dengan panggilan Amirul Mukminin.

 

Kata ini, lebih sesuai dengan kepemimpinan umat Islam yang berbeda dengan kepemimpinan Kerajaan Persia atau Kekaisaran Romawi. Juga berbeda dengan model kerajaan yang pernah ada dalam sejarah Israel.

Julukan Amirul Mukminin mencerminkan pemimpinnya orang-orang mukmin. Julukan itu, menunjukkan bahwa pemerintahan Islam, adalah pemerintahan yang selalu tunduk kepada Allah. Pemerintahan yang berlandaskan pada keimanan dan ketakwaan. Julukan tadi, sekaligus sebagai gambaran mengenai tatanan masyarakat pada waktu itu, yaitu kumpulan orang-orang yang beriman, masyarakat yang tau terhadap hak dan kewajiban mereka, baik kepada Tuhan, pemerintah, keluarga maupun masyarakat sekitar.

 

Julukan Amirul Mukmini juga berbeda dengan gaya kepemimpinan Bani Israel, di mana pemimpin negara sekaligus sebagai nabi pembawa risalah. Amirul Mukminin adalah manusia biasa yang kebetulan diangkat untuk mengatur pemerintahan sebagai bagian dari amanah umat.
Mengenai pemilihan julukan Amirul Mukminin oleh Umar bin Khatab, akan nampak jelas dengan melihat dialog antara Umar dengan Mughirah bin Syubah, seperti yang diriwayatkan oleh Jahid. Berikut cuplikan dialog mereka:
Mughirah berkata kepada Umar: “Wahai Khalifah Allah”.
Umar menjawab: “Itu julukan untuk Nabi Dawud”.
Mughirah berkata: Wahai Khalifah Rasulullah.
Umar menjawab: “Itu julukan untuk Abu Bakar”.
Mughirah berkata: “Wahai Khalifah dari Khalifah Rasulullah”.
Umar menjawab: “Julukannya panjang sekali”.
Mughirah berkata: “Wahai Umar”.
Umar menjawab: “Julukan ini dapat merendahkan posisiku. Kalian semua adalah orang mukmin, dan saya adalah pemimpin (Amir) kalian”.
Maka Mughirah berkata: “Wahai Amirul Mukminin”.

Jadi, pemilihan julukan Amirul Mukminin bukan sekadar kebetulan belaka, namun memang disadari benar oleh Umar bin Khathab. Amirul Mukminin dijadikan julukan sebagai ganti dari julukan sebelumnya, Khalifatu Rasulullah. Semua dokumen negara dan surat-surat kenegaraan dari Umar bin Khathab, selalu disertai dengan kata-kata Umar Amirul Mukminin.

 

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *