
Ahad kemarin (30/3) Kajian Markaz Usuli Yogyakarta kembali melaksanakan kajian rutin mingguan. Kali ini mengangkat tema urgensi ilmu falak dalam penentuan waktu ibadah dengan pembicara ust. Dedi Jamaluddin. Kajian dimulai pukul pukul 16.00-19.30 WIB.
Dalam kajian tersebut dibahas mengenai benda-benda langit dan bola bumi. Ust. Dedi juga menjelaskan mengenai cara praktis untuk menentukan arah kiblat bagi kawasan yang ada di khatulistiwa, yaitu dengan memperhatikan arah bintang Oreon.
Beliau juga menjelaskan hubungan konjungsi dengan pasang surut air laut yang kemudian dijadikan parameter bulan baru oleh Tarekat Naqsybandiyah.
Selain itu, beliau menguraikan sebab terjadinya perbedaan musim antar belahan bumi dan prubahan cuaca.
Markaz uhsuli merupakan forum kajian para alumni PCIM yang selama ini dilaksanakan di Yogyakarta. Markaz ushuli terbentuk tanggal 7 Maret dengan kajian perdana ilmu ushul fikih perspektif Imam al-Ghazali.

