Namun di manakah letak ilmu?
Para filsuf mengatakan bahwa ilmu terletak di dalam jiwa (nafs)
Para mutakalimun mengatakan bahwa ilmu terletak dalam dua esensi (tempat), pertama yang bersifat zahir (nampak)n yaitu panca indera.
Panca indera ini menyimpan ilmu pengetahuan
Lisan menyimpan ilmu ‘rasa’
Mata menyimpan ilmu ‘melihat’
Hidung menyimpan ilmu ‘mencium’
Dan demikian seterusnya
Dengan kata lain, panca indera punya potensi awal untuk menyimpan ilmu
Bukankah orang buta tidak punya ilmu melihat?
Kedua, ilmu tersimpan dalam otak
Mutakalimun mengistilahkan dengan ‘esensi batin’
Karena dalam otak, manusia mampu menyimpan ‘makna’ tadi, mampu menggambarkan, mampu berhayal, dan bahkan mampu mengungkapkan ‘makna-makna’ tadi menjadi kata-kata.
Para filsuf berpendapat bahwa panca indera sekadar alat pengetahuan, sementara letak pengetahuan ada dalan jiwa ‘nafs’
Asyariyah menganggap bahwa ilmu terletak dibagian tertentu dalam tubuh manusia, yang oleh al Quran sering disebut al-qalb.


