border=
 border=

Bagaimana Menghadapi Perbedaan Dalil?

Ust, Jika ada khilaf terkait dengan dalil shahih dan dhaif, apa yang arus kita lakukan?
Jawab
Soal shahih dan dhait itu, terkait erat dengan system ijtihad. Suatu dalil enurut ulama shaih, menurut ulama lain bisa dhaif. Dan ini berimplikasi terhadap pandangan para ulama dalam menentukan hokum. Orang awal tidak boleh ikut berdebat terkait dengan shahih dan dhaif. Ia tidak punya kapasitas keilmuan. Cari tau boleh, tapi berdebat tidak boleh. Karena yang muncul hanyalah perdebatan tanpa ilmu.
Maka yang harus dilakukan bagi ornag awam adalah mengikuti ulama yang dianggap punya kompeten. Bagi orang awam cukup taklid saja dan tidak dibebani untuk berijtihad. Sekali lagi, jangan berdebat atas sesuatu yang kita tidak punya ilmu, karena semua perbuatan kita akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak.

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا
“Sungguh pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya itu akan ditanya.” (QS. Al-Isra’ : 36) Adapun penglihatan, maka hendaklah ia menjaga dan menghindarkannya dari melihat hal-hal yang haram.

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *