border=
 border=

Hukum Menjadi Pegawai Pengadilan

Assalamu alaikum

Apa hukum menjadi pegawai pengadilan yang tidak menerapkan syariat Islam seperti di Indonesia?

 

Prinsip dari pengadilan sesungguhnya adalah menegakkan hukum seadil-adilnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah berikut:

 

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

Sesungguhnya Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya. Dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. – (Q.S An-Nisa: 58)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَى أَنْفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ إِنْ يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ أَوْلَى بِهِمَا فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوَى أَنْتَعْدِلُوا وَإِنْ تَلْوُوا أَوْ تُعْرِضُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Wahai orang-orang yang beriman, Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap dirimu sendiri atau terhadap kedua orangtua dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) orang yang kaya ataupun miskin, maka Allah lah yang lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (fakta) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha teliti terhadap segala sesuatu yang kamu kerjakan. – (Q.S An-Nisa: 135)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, Jadilah kamu para penegak keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu golongan mendorongmu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena keadilan itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. – (Q.S Al-Maidah: 8)

Keberadaan pengadilan, sangat penting, karena dari sana, berbagai perselisihan yang ada di masyarakat dapat diselesaikan. Hokum Islam sendiri sangat menjunjung tinggi keadilan. Keadilan sifatnya universal demi kemaslahatan umat manusia. Oleh karena itu, para ulama ushul meletakkan kaedah spirit hokum Islam yang sifatnya universal itu, yang disebut dengan maqashid syariah, yaitu demi melindungi agama, jiwa, akal, harta dan keturunan.

Yang harus digaris bawahi adalah bahta sebagian besar hokum Islam, sifatnya ijtihadi. Islam mengharamkan sikap korup. Maka tugas pemerintah beritihad untuk menentukan kadar hukuman bagi para koruptor. Islam mengharuskan hidup tertip dan teratur. Pemerintah lantas membuat aturan hokum tentang peraturan lalu lintas atau peraturan tentang ketertiban umum. Dan demeikian seterusnya. Peraturan tadi, secara terperinci tidak disebutkan dalam al-Quran. Maka undang-undang yang bertujuan memberangus tindak koruosi, peraturan lalu litas, ketertiban umum, pencucian uang dan lain sebagainya, sesungguhnya adalah undang-undang yang berasal dari nilai-nilai ajaran Islam.

Bagaimana dengan Indonesia? Undang-undang yang muncul, sesungguhnya juga mencerminkan spirit keadilan ini. Apalagi kemudian muncul undang-undang ekonomi Islam, wakaf dan lains ebagainya. Terkait hokum perdata, sudah lama hukum Islam menjadi landasan hukum. Memang Indonesia tidak 100% mengadopsi hukum Islam. Hudud dan qishahs, undang-undang perzinaan, undang-undang miras dan lainnya, belum sepebuhnya sesuai dengan hukum syariat.  Dengan pertimbangan kemaslahatan ini, dan hokum yang sebagian besar merupakan spirit keadialn yang dijunjung umat Islam, maka menjadi petugas di kantor pengadilan di Indonesia, tidak menjadi persoalan dan dibolehkan. Wallahu a’lam

 

 

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *