border=
 border=

Guruku: Facebook

facebook-graph-search

Salah satu sarana jejaring sosial satu ini sudah tidak asing bagi kita. Saat ini, hampir setiap orang mempunyai akun facebook. Tiap saat, ia akan membukanya, lantas menuliskan status baru. Sedetik kemudian, ia akan memerksa kembali, adakah yang memberkan komentar?

Dunia facebook memang aneh. Meski sederhana, ia mampu merubah mental seseorang. Jika dulu anak-anak suka bermain bersama dengan rekan-rekannya, berlari-lari saling kejar, sekarang anak-anak lebih asyik dengan facebookan.

Salah satu jejaring sosial ini menjadikan orang asyik dengan dirinya sendiri. ia lebih suka mengurung diri dan asyik bercengkerama dengan teman=temannya di dunia maya. Kata orang, “facebook mendekatkan yang jauh, namun menjauhkan yang dekat”. Meski ia sedang berkumpul bersama, namun setiap orang sibuk dengan hp-nya masing-masing. mereka sibuk chating dengan temannya yang entah berada di mana. hanya sesekali saja dia akan menyapa rekannya yang duduk di samping dirinya.

Lebih dari itu, facebook mampu merubah mental seseorang. Ia menjadi manusia lebay, suka dikomentari dan senang untuk “show”, menunjukkan dirinya sendiri.  “Iki lhoo aku, iki lhoo foto anyarku?”

Lebih parahnya lagi, facebook membuat manusia kehilangan rahasia pribadinya. Semua tentang dirinya dapat diketahui dengan mudah oleh orang lain. Hilang sudah apa yang disebut dengan persoalan prifat. Semua “diobral”, sehingga hati kita yang paling dalam pun, dengan mudah diketahui orang lain.

“Hatiku nyesek banget”, “Mau mandi aaah”, “Kejam sekali kau padaku”……dan seabrek status lebay lainnya.

Meski demikian, kita melihat bahwa facebook juga memberikan banyak manfaat. Facebook bias kita jadikan sebagai sarana untuk bisnis, bisa dijadikan sebagai sarana diskusi, belajar memasak, menyebarkan ide kreatif dan pemikiran positif lainnya.

Maka di sini, facebook menjadi guru yang sangat baik. Facebook menjadi sarana praktis bagi kita untuk bertanya kepada guru kita yang sesungguhnya, dengan melakukan chating langsung, atau menggunakan video online.

Sederhananya, facebook semacam pisau dapur, yang akan memberikan manfaat bagi pemegangnya. Namun di sisi lain, ia dapat berbahaya jika jatuh ke tangan penjahat.

Facebook…..oh faceboook…..saat ini kamu benar-benar menjadi guru semua orang.

Semoga kita dapat memanfaatkan media ini untuk hal-hal yang positif. Amiiin.

 border=
 border=

Check Also

Belajar Eksperimental dari Nabi Ibrahim

  Kisah tentang Nabi Ibrahim AS yang memohon kepada Allah SWT untuk menyaksikan bagaimana cara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *