Wednesday, November 22, 2017
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Pak Kyai, Jadilah Ulama Ksatria

dfsahjh

 

Sebelumnya telah saya sampaikan mengenai ungkapan Kyai Said Aqil yang cukup kontraversi. Secara fulgar, Kyai Aqil menyatakan, “Saya mengatakan goblok itu pada Muhammadiyah”.

 

Pak Kyai, mohon dipahami bahwa perkataan Pak Kyai sangat tidak layak. Anda adalah Pubilc Figure dan Ketua BPNU. Setiap perkataan dan perbuatan Anda akan disorot masyarakat. Anda jadi panutan bagi jutaan umat Islam Nusantara.

 

Pak Kyai, Muhammadiyah didirikan dengan tujuan untuk melakukan amar makruf nahi munkar. Sejak berdiri hingga saat ini, sudah berumur lebih dari 100 tahun. Muhammadiyah masih eksis dan mendapatkan kepercayaan umat. Jika Muhammadiyah goblok, tentu dari dulu sudah ditinggalkan umat.

 

Pak Kyai, Muhammadiyah mendapatkan amanah umat untuk mengelola dana trilyunan yang berwujud ribuan amal usaha, baik dari rumah sakit, panti asuhan, sekolaham, pesantren, universitas, dan lain sebagainya. Muhammadiyah juga berdakwah secara ekonomi dengan membangun koperasi, atau mendampingi kaum mustadh,afin agar bisa bangkit dari kemiskinan. Jika Muhammadiyah goblok, tentu tidak akan sanggup mengelola keuangan yang sedemikian besar. Tentu Muhammadiya juga tidak akan mampu mendampingi kaum mustadafiin.

 

Pak Kyai, terkadang karena kepentingan politik, parlemen membuat undang-undang yang bertentangan dengan amanah UUD 45 dan berpihak kepada asing. Muhammadiyah tergerak hatinya untuk meluruskan kiblat bangsa dengan menginventarisir undang-undang yang dianggap melenceng. Satu persatu undang-undang hasil parlem itu diajukan ke MK. Setidaknya sudah dua kali gugatan yang diajukan, yaitu UU Migas No 22 Tahun 2001 dan UU No 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air. Keduanya dikabulkan MK. Inilah yang oleh Muhammadiyah disebut dengan “Jihad Konstitusi”. Jika Muhammadiyah goblok, tentu Muhammadiyah buta hukum dan akan membiarkan UU tersebut berlaku di tanah air.

 

Masih banyak lagi amal shalih yang dilakukan oleh Muhammadiyah. Saya sengaja menyebutkan  sedikit dari amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah, bukan karena sikap sombong dan ujub. Bukan karena keinginan kami untuk dipuji dan disanjung. Hanya sekadar mengingaktan bahwa kami tidak segoblok yang Anda tuduhkan.

Pak Kyai, saat ini umat tertimpa banyak masalah. Di antara mereka, untuk makan sehari-hari saja, masih banyak yang kerepotan. Belum lagi masalah perpecahan umat yang disebabkan oleh masalah furuiyyah. Pak Kyai, untuk merekatkan mereka itu tidaklah mudah. Janganlah membuat masalah baru yang akan menambah beban bagi umat.

 

Pak Kyia, bagi Bapak, ungkapan itu sangat sederhana dan ringan dibibir. Tapi tidak demikian bagi masyarakat bawah. Penerimaan mereka berbeda-beda dan bervariasi. Ini bisa membuat hubungan kurang harmonis di antara umat Islam. Pernyataan yang menyatukan dan mendamaikan, itu jauh baik dibndingkan dengan ungkapan kontraversi yang membingungkan umat.

 

Pak Kyai, pernyataan Anda sudah tersebar dan dikonsumsi publik.  Banyak anggota persyarikatan yang mengeluarkan kata tak sopan karena rekasi dari pernyataan Pak Kyai. Untuk itu, saya secara pribadi memohon kepada Pak Kyai untuk mengoreksi perkataan Bapak dan meminta maaf secara ksatria kepada Muhammadiyah. Dengan demikian, ketegangan antara anggota dari dua ormas besar ini bisa terhindarkan.

 

Pak Kyai, harapan saya priadi, berhati-hatilah dalam bertutur kata. Pak Kyai ketua organisasi Islam terbesar di Indonesia. Segala tindak-tanduk Pak Kyai akan dijadikan teladan umat. Buatlah umat damai dan tentram. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua. Semoga Allah selalu membimbing kita ke jalan yang benar. Amiin.

Comments

comments

 border=
 border=

2 comments

  1. Saya kira akan sulit bagi dia untuk meminta maaf, karena dia mengangap dirinya sangat benar dalam hal ini SEBGAIMNA sulitnya bagi dia untuk bertaubat dari perbuatan bidah karena bid’ah itu dia anggap sebagai amalan sunnah yang berpahala

  2. Dosa nya orang yg mnggoblokkan orang yang goblok yg karena kegoblokanya sehingga mengatakan pada orang lain melakukan bid’ah bahkan mngkafirkan para ulama…..mana yg lebih besar dosanya hayo….mana yg harus wajib taubat nasuha hayo….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Open