Thursday, September 20, 2018
Artikel Terbaru

Ilmu Kalam

Seperti MAdzhab Asyari, Muhammadidyah Menggunakan Istilah al-Kasb Untuk Perbuatan Hamba

Jika kita buka HPT Bab Iman, kita akan menemukan ungkapan sebagai berikut: وَالاَفْعَالُ الصَّادِرَةُ عَنِ الْعِبَادِ آُلُّهَا بِقَضَاءِ اللهِ وَقَضَرِهِ ( 65 ) وَلَيْسَ لِلعِبَادِ اِلاَّ الإِخْتِيَارِ.فَالتَّقْدِيْرُ مِنَ اللهِ وَالكَسْبُ مِنَ الْعِبَادِ فَحَرَآَةُ الْعَبْدِ بِاعْتِبَارِ نِسْبَتِهَا إِلَى قُدْرَتِهِ تُسَمَّى كسْبًا لَهُ ( 66 ) وَ بِاعْتِبَارِ نِسْبَتِهَا قُدْرَةِ اللهِ خَلْقًا ( 67 ) وَالْعِبَادُ .( يَتَصَرَّفُ نَصِيْبَهُ مِمَّا اَنْعَمَ اللهُ ... Read More »

Bagi Muhammadiyah, Allah Itu Wajibul Wujud

Jika kita membuka HPT Bab Iman, kita akan menemukan ungkapan sebagai berikut ini: يَجِبُ عَلَيْنَا اَنْ نُؤْمِنَ بِا للهِ رَبِّنَا ( 4) وَهُوَ الْإِلَهُ الْحَقُّ الَّذِى خَلَقَ آُلَّ شّيْئٍ وَهُوَ الواَجِبُ الوُجُوْدِ ( 5) Wajib kita percaya akan Allah Tuhan kita (4). Dialah Tuhan yang sebenarnya, yang menciptakan segala sesuatu dan Dialah yang pasti adanya Wajibul wujud sesungguhnya adalah istilah ... Read More »

Saat Ibnu Rusyd Melakukan Klarifikasi Soal Filsafat

Jika kita baca kitab Faslul Maqa Fima Baina Asy-Syariah wal Hikmah Minal Ittashal karya Ibnu Rusyd, kita akan mendapati bahwa beliau memberikan banyak tanggapan terhadap pandangan Imam Ghazali baik yang tertulis dalam kitab Tahafut al-Falasifah maupun kitab Faishalu at-Tafriqah Bainal Islam wa Az-Zindiqah. Ibnu Rusyd menanggapi beberapa persoalan, di antaranya terkait sikap takfir Imam Ghazali terhadap 3 persoalan filsafat; terkait ... Read More »

Himpunan Putusan Tarjih Bab Iman Itu Ditinggalkan Jamaah Muhammadiyah?

Beberapa waktu ini, saya membaca-baca ulang Bab Iman di Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah. Saya banding-bandingkan dengan beberapa pemikiran Islam di kitab klasik. Saya menemukan banyak kesamaan konsep dengan para ulama kalam, khususnya Asyariyah dan sebagian juga sama dengan pendapatnya Ibnu Rusyd dari kalangan filsuf muslim. Lalu saya kopmparasikan dengan tauhid konsep Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahab. Saya ... Read More »

Ini Lho, Firqah Najihah Menurut Muhammadiyah

اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّ الفِرْقَةَ النَّاجِيَةَ (1 (مِنَ السَّلَفِ اَجْمَعُوا عَلَى الإِعْتِقَادِ بِأَنَّ العَالَمَ آُلَّهُ حَادِثٌ خَلَقَهُ االلهُ مِنَ العَدَمِ وَهُوَ اَىِ العَالَمُ) قَابِلٌ لِلفَنَاءِ (2 (وَعَلَى اّنَّ النَّظْرَ فِى الكَوْنِ لِمَعْرِفَةِ االلهِ وَاجِبٌ شَرْعًا (3 (وَهَا نَحْنُ نَشْرَعُ فِى بَيَانِ اُصُولِ العَقَائِدِ الصَّحِيْحَةِ. Kemudian dari pada itu, maka kalangan ummat yang terdahulu, yakni mereka yang terjamin keselamatannya (1), mereka telah ... Read More »

Pengikut Madzhab Asy’ari, Mestinya Tidak Radikal

Imam Asyari, sebelumnya adalah pengikut Muktazilah. Di umur 40 tahun, saat pemikirannya sampai pada titik kematangan, beliau mundur dari muktazilah dan kembali ke manhaj salaf dengan topakan logika. Pemikiran beliau bahkan dijadikan rujukan oleh sebagian besar penduduk bumi ini. Beliaulah sang Imam madzhab Asyari, madzha ahli sunnah wal jamaah. Beliau datang, di saat terjadi pergulatan pemikiran luar biasa. Bukan saja ... Read More »

Berbeda Dengan Wahabi, Nazhar Bagi Muhammadiyah Wajib Syar’an

Jika kita baca Himpunan Putusan Tarjih BAB Iman, kita akan menemukan kalimat berikut ini: اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّ الفِرْقَةَ النَّاجِيَةَ (1 (مِنَ السَّلَفِ اَجْمَعُوا عَلَى الإِعْتِقَادِ بِأَنَّ العَالَمَ آُلَّهُ حَادِثٌ خَلَقَهُ االلهُ مِنَ العَدَمِ وَهُوَ اَىِ العَالَمُ) قَابِلٌ لِلفَنَاءِ (2 (وَعَلَى اّنَّ النَّظْرَ فِى الكَوْنِ لِمَعْرِفَةِ االلهِ وَاجِبٌ شَرْعًا (3 (وَهَا نَحْنُ نَشْرَعُ فِى بَيَانِ اُصُولِ العَقَائِدِ الصَّحِيْحَةِ. Kemudian dari pada ... Read More »

Muhammadiyah Bukan Wahabi; Bukan Penggiringan Opini

Belakangan ini saya melakukan ta’shil HPT Bab Iman dengan cara mencocokkan teks Arab dalam HPT dengan teks senada yang termuat dalam kitab kuning. Hingga saat ini, teks-teks dan pendapat HPT terkait dengan akidah, sama persis dengan pendapat Ahlisunnah Asyariyah dan Maturidiyah. Lalu saya bandingkan dengan pendapat berbeda dari Ibnu Taimiyah dan para pengikutnya, baik Muhammad bin Abdil Wahab, Syain Utsaimin, ... Read More »

Berbeda Dengan Wahabi, Muhammadiyah Tidak Mengenal Tri-Tauhid

Jika kita membuka Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, kita akan menemukan ungkapan sebagai berikut ini: الاَحَدُ فِىأُلُوْهِيَّتِهِ وَصِفاَتِهِ وَ اَفْعَالِهِ Yang Esa tentang ketuhanan, sifat dan af’al-Nya Apakah yang dimaksud dengan tauhid menurut Ulama Asyairah? Menurut Saadduddin Attiftazani asy-Syafii al-Asy’ary dalam kitab syarhul Mawaqif التوحيد اعتقاد عدم الشريك في الإ̃لهية وخواصها. Artinya: Tauhid adalah kepercayaan seseorang untuk tidak menyekutukan Tuhan dan ... Read More »

Berbeda Dengan Wahabi, Muhammadiyah Menganggap Bahwa Alam Sifatnya Hadis

Jika kita buka Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, kita akan menemukan ungkapan berikut ini: اَمَّا بَعْدُ فَاِنَّ الفِرْقَةَ النَّاجِيَةَ (1 (مِنَ السَّلَفِ اَجْمَعُوا عَلَى الإِعْتِقَادِ بِأَنَّ العَالَمَ آُلَّهُ حَادِثٌ خَلَقَهُ االلهُ مِنَ العَدَمِ وَهُوَ اَىِ العَالَمُ) قَابِلٌ لِلفَنَاءِ Kemudian dari pada itu, maka kalangan ummat yang terdahulu, yakni mereka yang terjamin keselamatannya (1), mereka telah sependapat atas keyakinan bahwa seluruh ‘alam ... Read More »

Open