Tuesday, November 21, 2017
Artikel Terbaru

Ushul Fikih

Melindungi Jiwa: Hak Hidup Itu Sejak Dikandungan

Hak merupaka tanggungan yang layak diperoleh bagi manusia. Dalam Islam, manusia berhak menerima tanggungan sejak ia masih berbentuk janin dalam kandungan sang ibu. Hanya saja, hak yang diperolehnya tidak penuh sebagaimana manusia yang sudah terlahir di dunia. Dari satu sisi, jani memang bagian dari sang ibu. Ia bernafas bersama dengan desah nafas sang ibu, ia berjalan bersama dengan langkah kaki ... Read More »

Kapan Al-Maskut Anhu Bisa Diterapkan?

Kapan Al-Maskut Anhu Bisa Diterapkan? Pertanyaan: Kapan maskut ‘anhu itu ma’afu (sebagaimana dalam hadits wa sakata ‘an asya rahmatan lakum) dan kapan harus ditetapkan hukum nya? Apakah ada dhawabitnya? Jawab Waalaikum salam Terkait al-Maksut anhu Ini diambil dari firman hadis nabi berikut: ما أحل الله في كتابه فهو حلال ، وما حرم فهو حرام ، وما سكت عنه فهو عافية ... Read More »

Makanan Haram,Pasti Mengandung Mudarat

Sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa kita diperintahkan untuk mengkonsumsi makanan yang dihalalkan serta dilarang mengkonsumsi makanan yang diharamkan. Larangan tersebut, jika kita cermati sesungguhnya mengandung hikmah yang sangat besar. Allah hanya akan melarang suatu perbuatan, manakala perbuatan itu mengandung mudarat bagi manusia. Jika kita lihat, semua jenis makanan dan minuman yang dilarang syariat, dipastikan berbahaya bagi tubuh manusia. Bangkai, adalah ... Read More »

Dilarang Konsumsi Makanan Yang Diharamkan

Selain makanan halal dan baik seperti yang saya sebutkan di atas, ada aturan lain terkait konsumsi makanan itu, yaitu larangan konsumsi makanan yang diharamkan oleh Islam. Dalam al-Quran telah dijelaskan mengenai beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi, seperti dalam firman Allah berikut ini: حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ ... Read More »

Makanan Yang Halal Dan Baik Itu Menyehatkan

Sebelumnya kami sampaikan mengenai perintah untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik. Yang dimaksudkan makanan yang halal, adalah makanan yang secara hukum syariat dibolehkan. Sementara makanan yang baik, maksudnya adalah makanan yang mengandung manfaat bagi tubuh manusia. Mengapa harus ada baik? Karena bisa saja, makanan yang halal, namun tidak baik bagi sebagian orang. Semisal daging kambing yang sudah jelas kehalalannya, ... Read More »

Di antara Yang Halal, Buah-buhanan Segar

Sebelumnya telah kami sampaikan bahwa halal, dibagi menjadi dua; pertama halal dzati yaitu halal dilihat dari sisi dzat atau esensi benda. Kedua, halal kasbi yaitu usaha manusia untuk memperoleh sesuatu secara halal. Terkait halal dzati, sudah saya sampaikan mengenai sampel dari binatang ternak dan sayur-sayuran yang terdapat dalam al-Quran. Selain daging dan sayur, ada pula buah-buahan. Perhatikanfirman Allah berikut ini: ... Read More »

Perintah Mencari Rezki Halal

Sebelumnya pernah kami sampaikan bahwa mencari rahmat Allah di muka bumi hukumnya wajib. Ia bagian dari upaya manusia untuk mempertahankan diri di muka bumi. Rezki juga bagian dari unsur penting bagi manusia untuk membangun peradaban di dunia. Rezki yang halal, dapat dibagi menjadi dua macam. Pertama halal dzatnya, yaitu bahwa makanan atau minuman yang ia makan memang halal secara syariat. ... Read More »

Ushul Imam syafii

Beliau adalah Muhammad ibnu Idris ibnu Syafi’, beliau terkenal dengan bukunya yang berjudul “alumm” . Beliau lahir di Gaza pada thun 150 H. Setelah itu, Imam syafii pergi ke Mekkah untuk belajar bersama syekh Muslim ibnu kholid ajjanji, imam malik, dan beliau banyak membaca buku fiqihnya para ukama Baghdad. Berakhir perjalannya di mesir sampai beliau meninggal pada thun 204 H. ... Read More »

Ushul Imam Malik

Beliau adalah Malik ibnu Anas ibnu Malik, penulis buku “almuatha”. Beliau lahir di Madinah thun 93 H. Beliau belajar dari Abdurahman ibnu Hurmuz, Nafi’ Maula abdillah Ibnu umar, dan Ibnu Syihab azzuhri. Ijtihat imam Malik dalam mengambil hukum: a. Alquran b. Hadis c. Tradisi penduduk Madinah d. Kiyas e. Maslahah mursalah( melihat kemaslahan umar) selama tidak bertentangan dengan syariat, alquran ... Read More »

Sepintas Ushul Abu Hanifah

Naman lengkap beliau adaah Nu’man ibnu Thabit. Beliau dilahirkan di kuffah tahun 80 H. Abu Hanifah belajar fiqih dari Hamad ibnu Sulaiman. Beliau juga banyak belajar dari ulama kalangan tabiin seperti; Atho ibnu Rabah dan Nafi’ Maula Abdillah ibnu Umar. Ijtihat Abu Hanifah dalam mengambil hukum: Sebagaimana pernyataanya bahwa beliau mengambil hukum: Pertama dengan melihat al-Quran. Kedua, jika tidak ditemukan ... Read More »

Open