Imam Ghazali (1059-1111)menulis buku yang sangat terkenal dan menjadi goncangan hebat di kalangan para filsuf muslim. Buku tersebut berjudul Tahafut al-Falasafah. Dalam kitab tersebut, imam Ghazali menyebutkan 20 persoalan filsafat yang menyesatkan, tiga di antaranya dianggap kafir, yaitu persoalan takwil, qidamul alam dan al-mi’ad al-jismani atau kebangkitan manusia kelak dengan jasadnya seperti jasad waktu di dunia. Sebenarnya …
Read More »slider
Haid, Nifas dan Istihadah
Darah yang keluar dari kemaluan wanita ada tiga macam; darah haid, nifas dan istihadah. Darah haid adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita ketika ia dalam keadaan sehat. Haid juga sering disebut dengan datang bulan. Darah istihadah adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita, karena sakit (darah penyakit). Darah nifas adalah darah yang keluar dari kemaluan wanita ketika ia melahirkan. …
Read More »Hukum Khâs
Khâs dengan sendirinya adalah lafazh yang sudah memiliki kejelasan makna. Khâs tidak membutuhkan rincian dan reinterpretasi terhadap makna seperti halnya lafazh umum. Karena khâs memberikan makna sesuai dengan makna terapan suatu lafazh.[1] Khâs dilihat dari segi makna yang terkandung di dalamnya menunjukkan makna pasti dan qat’’iy, dengan catatan tidak ada ungkapan yang dapat memalingkan lafazh tersebut menuju makna lain. Yang …
Read More »Nalar Burhani Dalam Kitab Fikih Al-Muhalla Karya Ibnu Hazm Azh-Zhahiri
Ibnu Hazm (994 M – 164 M) adalah seorang ulama besar dari Andalus yang sangat ensiklopedis. Beliau banyak menulis buku dengan tema yang beragam, mulai dari fikih, ushul fikih, filsafat, sastra, kedokteran, ulumul Quran, hadis, ulumul hadis, perbandingan agama dan lain-lain. Ibnu Hazm adalah ulama Islam pegagum mantik Aresto. Karya-karyanya sarat dengan logika Aristetolian. Setidakya ada dua buku ilmu mantik …
Read More »Bagian-bagian Kiyas Istitsna’i
Kiyas istitsnai dibagi menjadi dua: 1) Mutasil 2) Munfashil Contoh muttashil: Jika matahari terbit, ada siang. Ternyata matahari terbit, jadi ada siang. Contoh munfashil: Bikangan, bisa jadi genap atau ganjil. Bedanya antara mutasil dan munfashil. Konklusi dari muttasil selalu berhubungan dengan mukadimah sebelumnya. Konklusi dari munfasil, ia hanya berupa pilihan satu dari dua atau lebih suatu perkara, seperti contoh di …
Read More »Ibnu Hazm Azhahiri; Orang Hamil dan Ibu Menyusui Tidak Wajib Berpuasa, Tidak Perlu Qada Dan Kafarah
Dalam kitab al-Muhalla jilid 3 hal. 310, Ibnu Hazm Az-Zhahiri berkata: Orang hamil, orang menyusui, kakek nenek, semua terkena kewajiban puasa. Puasa Ramadhan wajib bagi mereka semua. Jika ibu menyusui khawatir dengan anaknya karena dengan puasa dapat mengurangi asi, atau dapat menghilangkan asi, padahal tidak ada asupan lain bagi si kecil selain asi, atau bayi tidak menerima asi orang lain, …
Read More »Khâs, ‘Am, dan Musytarak
Relasi antara lafazh dengan makna khâs hâs secara etimologi berarti tunggal. Sementara secara terminologi berarti setiap lafazh yang hanya memiliki satu makna saja. Khâs dibagi menjadi tiga: Khâs syakhshiy (khusus berkaitan dengan individu), seperti nama orang. Contoh lafazh Muhammad dari firman Allah: مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ Artinya: “Muhammad adalah utusan Allah.” (QS Al-Fath: 29) Juga lafazh Nuh, Ibrahim, Musa dan …
Read More »Ahir Zaman: Penolakan Penutupan Tempat Maksiatpun Dengan Tabligh Akbar Dan Istighasah
Sebelum penutupan Dolly, tempat prostitusi terbesar seasia Tenggara, banyak terjadi protes di kalangan PSK dan pelaku usaha maksiat lainnya. Maklum saja, tempat hitam tersebut selama ini menjadi sumber penghidupan mereka. Secara psoikologis, orang yang mempunyai penghasilan mapan, tiba-tiba pintu rezkinya ditutup, ia akan berontak. Bu Risma, Sang Mujahid Perempuan menyadari mengenai kebingungan para PKS tadi. Beliau menyiapkan berbagai upaya antisipasi, …
Read More »Syarat Mafhûm Mukhâlafah Yang Berkaitan Dengan Manthûq
Manthûq bihi tidak keluar dari adat kebiasaan. Jika keluar dari adat kebiasaan, tidak dianggap mafhûm. Contoh: وَرَبَائِبُكُمُ اللاَّتِي فِي حُجُورِكُم مِّن نِّسَآئِكُمُ اللاَّتِي دَخَلْتُم بِهِنَّ Artinya: “Anak-anak istrimu yang berada dalam kamarmu dari istri yang telah kamu campuri”. (QS. Al-Nisâ: 23). Sudah menjadi adat kebiasaan bahwa anak-anak istri berada di dalam kamar ayah mertuanya. Dengan demikian, keberadaan mereka …
Read More »Antara Terminologi Imam, Khalifah dan Khalifaturasulillah
Istilah Imam juga tidak pernah dipakai oleh khalifah Abu Bakar. Istilah ini baru muncul setelah umat Islam terpecah belah menjadi berbagai partai politik. Partai politik yang menjadi pelopor penggunaan kata Imam dalam sejarah pemikiran politik Islam adalah partai Syiah. Istilah Imam di Syiah dengan partai politik lainnya seperti khawarij dan muktazilah mengalami perbedaan. Makna Imam bagi mereka, tidak hanya terkait …
Read More »