Tuesday, April 7, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Zaman Modern, Waris Laki-laki dan Perempuan Harusnya Sama?

dfsah

Tad katanya waris utk Zaman sekarang antara laki-laki dan perempuan disamakan ya. Alasannya karena dulu wanita tdk bekerja dan sekarang bekerja. Gimana tanggapan Ust?
Ustadz Wahyudi Abdurrahim Lc.:
1. Sejak Zaman Rasulullah saw, wanita sudah bekerja. Buktinya Khadijah istri Rasulullah saw adalah seorang saudagar kaya. Beliau pula yg banyak memberikan dukungan dan bantuan finansial atas dakwah nabi.
2. Hindun istri Abu Sufyan juga saudagar.
3. Dari sini gugurlah anggapan bahwa Zaman Nabi Muhammad saw wanita tdk belerja.
4. Meski demikian, ayat al-Quran tetap memberikan perbedaan dalam pembagian waris antara laki-laki dan perempuan. Firman Allah:
“يُوصِيكُمُ اللَّهُ فِي أَوْلادِكُمْ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الأُنثَييْنِ
Artinya: Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan;

Menurut para ulama ushul, ayat di atas adalah qat’iy tsubut dilalah. Artinya, seluruh ulama sepakat mengenai satu makna dari ayat tersebut, yaitu bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan.
5. Mengapa laki-laki lebih besar dari perempuan? Karena dalam Islam, laki-laki merupakan tumpuhan hidup. Ia punya tanggungjawab untuk memberikan nafkah kepada istri dan anak-anak. Beda dengan perempuan, meski ia kaya raya, tetapi sama sekali tidak mempunyai beban nafkah untuk keluarga, baik suami atau anak-anak. Uangnya bersih menjadi milik pribadi. Inilah bukti keadilan Islam itu. Wallahu a’lam

Bagi yang ingin wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +201120004899

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

three × five =

*