Tuesday, September 17, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Terkait Turas Islam, Hamim Ilyas Ternyata Tidak Konsisten

hfdkl

Seri Counter Buku FIkih Kebinekaan. Artikel ke 20.

Sebelumnya telah kita sampaikan bahwa Hamim Ilyas menuduh agama Islam tidak menginspirasi kejayaan. Lalu menuduh tafsir pra-industri tidak relevan dengan zaman. namun jika kit abaca di paragraph-paragraf setelahnya, nampak sekali ketidakkonsistenan Hamim Ilyas terhadap pendapat sebelumnya.

 

Ketika menerangkan mengenai pijakan dan dasar rekonstruksi, beliau menggunakan surat at-taubah ayat 22. Untuk menerangkan kata addin seperti termaktub dalam ayat tersebut, beliau merujuk pada kitab tafsir “pra-industri” dengan mengaitkan surat at-taubah ayat 22 tadi dengan asbabunnuzul surat al-kautsar. Perhatikan kalimat berikut ini:

 

Asbabu an-nuzul surat al-kafirun, sebagaimana disebutkan as-suyuthi dalam kitab lubab al-Nuqul fi Asbab al-Nuzul adalah usulan orang-orang Quraisy kepada Nabi untuk melakukan kompromi dalam memeluk agama”

 

Siapakah as-Suyuti yang disebutkan oleh Hamim Iyas di atas? Ia adalah Jalaluddin as-Suyuthi, ulama ensiklopedis yang lahir pada tahun 849 H/1445 M. dilihat dari kelahirannya, jelas beliau lahir jauh sebelum era industry. Jadi, mengapa tulisan beliau dijadikan sebagai rujukan? Bukankah tafir pra-industri tidak inspiratif?

 

Selain as-Suyuthi, beliau juga mengambil rujukan kitab al-mu’jam karya As-asfahani, kitab Lisan karya Ibnul Mndzur, tafsir Thabari, Tafsir al-Kasyar karya Zamasyari, ma’alim karya al-Baghawi, Tafsir Abul Qdir al-Jilanidan lain sebagainya. Semua kitab-kitab tersebut, lahir pada masa pra-industri. Jika tafsir pra-industri tidak inspiratif, mengapakah ia dijadikan sebagai rujukan?

 

Jika ia mau konsisten dengan apa yang dituliskan sebelumnya, semestinya ia tidak perlu merujuk pada tafsir pra-industri. Rujuk saja tafsir industri yang menurutnya lebih inspiratif untuk kejayaan. Apalagi para ulama pra-industri itu, menurutnya tidak berwawasan. Dengan demikian, kemajuan umat sesuai yang ia harapkan bisa terealisasikan. Namun mengapa itu tidak ia lakukan?

 

 

 

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

one × 3 =

*