Saturday, December 5, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Tata Cara Salat Tahajjud

Tanya:
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, Mohon penjelasan tentang tata cara sholat tahajjud yang benar (jumlah rakaat, bacaan, dll), yang sesuai dengan tuntunan / sunnah Rosulullah Sholallahu’alaihi Wassalam Terimakasih, Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. (Willem Ismariza, Surabaya)

Jawab:
Wa’alaikum salam

Shalat tahajjud adalah shalat di waktu malam selepas waktu isya dan setelah tidur. Lebih baik shalat tahajjud dilaksanakan pada sepertiga malam. Bisa dilaksanakan dua raka’at, empat, enam atau delapan raka’at. Lalu ditambah dengan 3 raka’at shalat witir.

Adapun shalatnya bisa 4 raka’at lalu salam, 4 raka’at lalu salam dan 3 raka’at witir lalu salam

Atau tiap dua raka’at salam dan ditambah 3 raka’at witir (2 raka’at salam lalu satu raka’at salam).

Shalat tahajud sangat dianjurkan dengan dalil berikut:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ

“Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjud-lah kamu….” [Al-Israa’/17: 79]

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

“Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” [Al-Insaan/76: 25-26].

وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَأَدْبَارَ السُّجُودِ

“Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai shalat.” [Qaaf/50: 40].

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Rabb-mu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu ketika kamu bangun berdiri, dan bertasbihlah kepada-Nya pada be-berapa saat di malam hari dan waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar).” [Ath-Thuur/52: 48-49]

Adapun caranya sesungguhnya sama dengan shalat lainnya. Yang membedakan adalah niat dalam hati bahwa ia hendak melaksanakan shalat tahajjud dan dilaksanakan di waktu malam hari. Wallahu a’lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc., M.M)

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

fourteen − 4 =

*