Thursday, August 16, 2018
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Tahsiniyat dalam Tinjauan Maqashid Syariah

Tahsiniyat ini terkait erat dengan tambahan atau kesempurnaan atas sesuatu. Ia tidak sepertidadurat yang tidak boleh hilang, karena jika hilang akan berimplikasi negative terhadap kehidupan dunia dan akhirat seseorang. Ia juga tidak seperti hajiyat, yang jika ia tidak dilakukan, maka akan menimbulkan keberatan dan kesengsaraan bagi hamba di dunia. Tahsiniat lebih terkait dengan muruah dan akhlak yang terpuji. Jika seseorang tidak melakukan tahsiniyat, maka secara etika dianggap kurang layak dan sopan.

Tahsiniat terletak dalam perkara ibadah, muamalah dan juga akhlak. Contoh dalam ibadah, perintah untuk memakai baju yang baik tetkala pergi ke masjid, melakukan siwak, selalu menjaga wudhu, shalat-shalat sunnah, puasa sunnah, dan lain sebagainya. Dalam muammalah misalnya, menjual sesuatu yang baik-baik, larangan menjual kotoran, tidak melamar seseorang yang sedang dalam lamaran orang lain dan lain sebagainya.

Dalam akhlak misalnya, diperintahkan untuk menghormati tamu, bersikap baik dengan tetangga, anjuran sealu bersedekah, wakaf, mengucapkan salam dan selalu tersenyum saat bertemu dengan sesama muslim. Dalam perkara jinayat misalnya, tidak diperkenankan membunuh musuh dengan menyiksa dan mencincang mereka, diharamkan membunuh wanita dan anak-anak tatkala dalam berperang, diharamkan berkhianat, diharamkan lari dari perang dan lain sebagainya.

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Open