Sunday, December 8, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Status Warisan Rumah Peninggalan Orang Tua

Tanya:
Assalamualaikum Ustadz saya maw nanya. Ayah saya mempunyai sebidang tanah yg awalnya akan di bangun untuk hidup brsama ibu saya. Lalu ada cobaan yg datang pd klwarga ayah saya.adiknya sakit parah hingga rumah orangtua ayah saya harus di jual. Di situ ayah saya tidak tega dan mengizinkan tanah pembeliannya di bangun untuk klwargax. (orangtua&adik2nya) Sekarang kedua orang tua meninggal dunia dan semua adik2x sudah besar. Ada yg meminta pembagian waris atas rumah tsb. Bagaimana hukum pembagian warisnya ustadz? mohon penjelasannya. (Pristiani Nur Aziza, Gresik)

Jawab:
Wa’alaikum salam
Harus jelas dulu status rumah atau tanah tersebut, apakah masih milik ayah atau milik adik? Apakah ayah telah memberikan hibah kepada keluarganya atau sekadar meminjamkan atau sekadar memberikan izin memakainya? Jika status sudah jelas, maka pembagian waris akan jelas.

Jika ayah memberikan hibah tanah tersebut untuk adiknya atau keluarganya, maka anak dari ayah tidak dapat menuntut hak waris karena tanah atau rumah milik adiknya. Namun jika tanah atau rumah sekadar pinjaman, maka ahli waris dari ayah boleh menariknya dan dibagi sesuai dengan ketentuan waris yang berlaku dalam hukum syariah.

Sekali lagi, pastikan status rumah atau tanah, bagaimanakah dan milik siapakah? Salah satu caranya dengan melihat sertifikat tanah/rumah, atau dengan saksi-saki. Tanpa kejelasan status, tidak dapat diputuskan apakah rumah/tanah sebagai barang warisan atau bukan. Wallahu a’lam.

(Ustadz Wahyudi Abdurrahim, Lc. M.M)

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

three × 3 =

*