Sunday, April 5, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Sifat Allah Antara Muktazilah Dan Asy-‘Ariyah

fhjky
Seluruh firqah Islam, baik muktazilah, asyairah, hambaliyah, zhahiriyah, filsuf sepakat bahwa allah mempunyai sifat sempurna. Tidak ada kekurangan pada diri Tuhan karena kurang adalah sifat mahluk.

Namun kemudian terjadi perbedaan pendapat terkait dengan sifat kesempurnaan itu, seperti pengetahuan (ilmu), iradah, qudrah dan lain sebagainya.

1. Muktazilah menyatakan bahwa antara dzat Tuhan dengan sifat-sifat kesempurnaan Tuhan merupakan hal yang satu. Jadi allah alim, allah maha mengetahui, allah berkuasa, allah bekehendak, dll, semua itu adalah allah.
2. Muktazilah menggunakan dalil akal dengan menggunakan dalil jauhar dan ard. Menurut muktazilah bahwa antara jauhar dan ard sama sekali tidak bisa dipisahkan. Benar bahwa keberadaan ard sangat bergantung pada jauhar, hanya saja, jauhar tidak bisa dipisahkan dari ard. Ard menjadi identifikasi keberadaan jauhar.
Pendapat ini berbeda dengan Asyairah. Menurut mereka, terjadi perbedaan antara jauhar dengan ard
1. Menurut asyairah, tuhan yang sempurna, mempunyai sifat kesempurnaan. Sifat-sifat tadai ada, dan melekat pada diri Tuhan. Hanya saja, sifat tadi mempunyai spesifikasi masing-masing dan sifatnya azal. Sifat dapat mengidentifikasi zat, namun ia bukan zat.
2. Argument yang digunakan juga menggunakan argument jauhar dan ard;
3. Seperti halnya muktazilah, asyairah sepakat bahwa keberadaan ard bergantung dengan keberadaan jauhar. Hanya saja, ard berbeda dengan jauhar. Ardh sekadar sifat untuk mengidentifikasi jauhar. Ia bukanlah jauhar. Tapi ia menjadi sifat jauhar.

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

4 × 1 =

*