Tuesday, September 17, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Praduga

question-mark-boyPraduga adalah memilih antara dua kemungkinan yang saling bertentangan.
Praduga juga bukan ilmu, karena ilmu adalah sebuah keyakinan
Antara ilmu dan praduga juga tidak dapat terjadi dalam satu waktu dan dalam menyikapi esensi yang sama
Contoh: “Kayaknya saya akan makan pisang, tapi di satu waktu saya yakin akan makan pisang”
“Kayaknya” dan “keyakinan” tidak dapat terjadi dalam satu waktu pada diri seseorang.
‘Praduga’, juga berkaitan dengan dua hal, meski yang satu lebih kuat dri pada yang lain
“Kayaknya saya akan makan pisang”, masih ada kemungkinan dalam dirinya ‘tidak akan makan pisang’. Hanya kecenderungan hati lebih memilih makan pisang

Praduga ada yang dibenarkan (benar), seperti praduga dalam berijtihad, dan ada yang tidak dibenarkan (tidak benar) seperti praduga bahwa suatu kebenaran adalah tidak benar.
Contoh pertama yang dibenarkan: Persoalan fikih sebagian besar adalah praduga (dzan)
Ada juga yang terletak antara keduanya
Ada yang mendekati keyakinan, ada pula yang mendekati keraguan
Praduga mempunyai banyak tingkatan
Contoh kedua: jelas0jelas saya lihat batu, namun saya berpraduga bahwa ia adalah air

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

3 × 4 =

*