Saturday, October 19, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Pelaku Nikah Sirri Harus Dipidanakan

 

 

Pelaku Nikah Sirri Harus Dipidanakan

Tanya tadz, ada yang bertanya ke saya, seorang wanita lari dari suaminya. Ia belum dicerai namun kemudian dia menikah dengan laki-laki lain. Dia hidup bersama hingga 12 tahun sampai punya anak. Setelah 12 tahun, wanita itu nyadar bahwa dia statusnya belum ditalak. Dia pengen kembali kepada wuami pertama. Tapi suami pertama sudah menikah lagi. Secara hukum, bagaimanakah?

 

Sebuah pernikahan, selama suami belum melafalkan talak dan dicatatkan ke pengadilan, maka statusnya ia belum talak.  Akad nikah yang telah diucapkan, merupakan tali batin yang sangat kencang yang memberikan ikatan keduanya. Hanya talak sajalah yang dapat memisahkan. Terkait hal ini, Allah berfirman:

وَكَيْفَ تَأْخُذُونَهُ وَقَدْ أَفْضَىٰ بَعْضُكُمْ إِلَىٰ بَعْضٍ وَأَخَذْنَ مِنْكُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا

Artinya: Bagaimana kamu akan mengambilnya kembali, padahal sebagian kamu telah bergaul (bercampur) dengan yang lain sebagai suami-isteri. Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat. (QS. AN-Nisa: 21)

 

Untuk berpisah, dilakukan dengan talak dari suami sebagaimana firman Allah:

الطَّلَاقُ مَرَّتَانِ فَإِمْسَاكٌ بِمَعْرُوفٍ أَوْ تَسْرِيحٌ بِإِحْسَانٍ

Artinya: “Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik.”  (QS. Al-Baqarah: 229)

Jika ia belum talak, maka ia haram menikah dengan laki-laki lain. Jika ia menikah dengan laki-laki lain, maka nikahnya tidak sah. Status hubungan dia selama ini, dianggap sebagai hubungan perzinahan. Anak-anak dari pernikahan keduanya dianggap sebagai anak zina yang hanya dinasabkan kepada ibu. Anak tidak berhak mendapatkan waris, hak nafkah, perwalian dan lain sebagaiya dari ayah biologis.

Dalam kaedah ushul di katakana:

ما بني علي الباطا باطل

Sesuatu yang dibangun di atas kebatilan, maka semuanya menjadi batil.

Karena nikahnya batil, maka semua kasus dan hokum yang berlaku terkait pernikahan dirinya, semuanya batil.

Lantas bagaimanakah status pernikahannya? Nikahnya harus dibatalkan (Faskh). Dia harus kembali ke suami pertama dengan status sebagai sitri yang sah. Atau minta cerai dari suami pertama.

 

Biasanya kasus seperti ini muncul, karena nikahnya tidak melalui KUA atau nikah sirri. Jika nikah dilakukan secara procedural, tidak mungkin akan muncul kejadian seperti ini, karena di KUA akan menulis keterangan yang sangat jelas.

Nikah sirri, dampak negatifnya sangat besar. Nikah sirri dapat melanggar kehormatan (al-ird) seseorang. Juga dapat melanggar hak harta dan waris seseorang (hifz al-mal).  Oleh karenanya, secara maqashid, nikah sirri haram hukumnya. Saya sendiri sangat setuju jika para pelaku nikah sirri harus dipidanakan. Wallahu a’lam

 

===========

Bagi yang hendak wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +20112000489

 

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

four − three =

*