Wednesday, February 26, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Menyoal Gerakan Muhammadiyah di Sumatra Barat

gfsah

 

Selama beberapa lama aktif di PCIM Mesir, saya memperhatikan bahwa mahasiswa asal Sumatra Barat yang aktif di PCIM sangat-sangat minim dan hanya bisa dihitung jari. Mereka lebih tertarik untuk aktif di Partai Politik tertentu dibandingkan dengan di Muhammadiyah. Ghirah di parpol lebih kuat dibanding dengan ghirah di Muhammadiyah.

 

Beberapa kali saya “ngobrol” santai dengan mereka, kebanyakan mereka itu dari keluarga Muhammadiyah. Bahkan dari mereka ada yang orang tuanya pengurus Muhammadiyah. Fenomena ini jadi tanda tanya besar bagi saya. Ada apa sesungguhnya dengan Muhammadiyah di Sumatra Barat? Bukankah Sumatra Barat terkenal dengan basiknya Muhammadiyah? Adakah pesantren Muhammadiyah di Sumatra Barat? Jika ada, seberapa jauh perannya dalam pengembangan kebermuhammadiyahan di sana?

 

Harapan saya, apa yang saya lihat di Cairo ini bukan miniator kecil dari kondisi Muhammadiyah di Sumatra Barat secara keseluruhan. Semoga saja, Cairo ini hanya “pengecualian” saja dan dalam realitanya Muhammadiyah di Sumatra Barat berkembang pesat. Namun jika Cairo benar-benar menjadi miniator kecil, sungguh ini sangat miris. Harus disusun strategi agar Sumatra Barat kembali menjadi basiknya Muhammadiyah. Wallahu alam

 

 

 

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

5 × 5 =

*