Sunday, December 8, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Mengubur Jenazah Menghadap Kiblat

Ada pertanyaan,

Menguburkan jenazah itu yg benar jenazah di kasih bantal dr tanah itu atau tidak ?

dasar haditsnya apa ya?

Terimakasih

 

Tidak ada keterangan rinci dari Rasulullah saw terkait hal ini. Yang ada adalah ijtihad para ulama yang memberikan anjuran agar meninggikan sedikit bagian kepala.

Adapun yang umum diungkapkan dan menjadi ijtihad seluruh ulama madzhab adalah bahwa dianjurkan jenazah diletakkan miring ke kanan wajahnya menghadap ke arah kiblat. Terkait hal ini, terdapat atsar sahabat sebagaiberikut:

أن البراء بن معرور الأنصاري لما حضره الموت قال لأهله وهو بالمدينة : استقبلوا بي الكعبة.

Artinya:  “Al-Barra’ bin Ma’rur Al-Anshariy ketika hendak meninggal ia berkata kepada keluarganya (yang di Madinah), “Hadapkanlah aku ke arah Ka’bah!” (HR. Abdurrazaq).

Untuk menghadap kiblat ini, para ulama Syafiiyah sangat ketat. Sebagian sampai berpendapat menjadi sebuah keharusan.  Dalam kitab majmu, Imam Nawawi mengatakan sebagai berikut:

يجب وضع الميت في القبر مستقبل القبلة -ثم قال: واتفقوا على أنه يستحب أن يضجع على جنبه الأيمن، فلو أُضْجِع على جنبه الأيسر مستقبل القبلة جاز وكان خلاف الأفضل]

Jenazah dalam kubur harus dihadapkan kea rah kiblat. Para ulama sepakat bahwa jenazah dianjurkan jenazah dibaringkan pada posisi kanannya. Sedang menghadapkan wajah janazah kearah kiblat dengan membaringkan pada sisi kirinya dengan wajah tetap menghadap kiblat adalah boleh. Namun hal ini tidak utama. Wallahu a’lam

 

Meski tidak ada keterangan rinci dari rasulullah saw, namun menurut Ibnu Hazm dalam kitab al-Muhalla, tradisi menghadapkan jenazah ke arab kiblat sudah menjadi tradisi turun temurun sejak masa rasul hingga masa sekarang (masa Ibnu Hazm).  Wallahu a’lam

 

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

twelve − 11 =

*