Saturday, August 18, 2018
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Melindungi Keturunan: Mereka Yang Tidak Dianjurkan Atau Diharamkan Untuk Dinikahi

Di atas sudah kami sampaikan mengenai mereka yang layak dan ideal untuk menjadi pasangan hidup. Di bawah ini, kami sampaikan mengenai mereka yang tidak layak atau bahkan diharamkan untuk menjadi pasangan hidup. Mereka ini adalah sebagai berikut:

1. jangan menikahi orang yang buruk perangainya
Nas di atas juga dikuatkan dengan ayat lain yang menyatakan bahwa orang yang punya akhlak tercela, hanya layak untuk mereka yang berakhlak tercela. Orang beriman terkhusus hanya untuk orang beriman. Maka pilihlah yang baik-baik dan jauhi calon pasangan yang kurang baik. Firman Allah:
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

Artinya: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)….”. (QS. An-Nur: 26)

Ayat di atas, juga memberikan petunjuk bagi kita bahwa jika kita ingin mendapatkan pasangan yang baik, maka berusahalah agar kita sendiri menjadi baik. Dengan izin Allah, jika kita berusaha untuk selalu memperbaiki diri, maka Allah juga akan memberikan pasangan yang baik pula buat kita.

2. Jangan nikahi pezina.
الزاني لا ينكح إلا زانية أو مشركة والزانية لا ينكحها إلا زان أو مشرك وحرم ذلك على المؤمنين )

Artinya:
“Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin”. (QS. An-Nur: 3)
3. Jangan nikahi orang musyrik
Di antara tujuan menikah adalah untuk mewujudkan keluarga sakinah yang selalu dalam naungan dan ridha Allah. Keluarga seperti ini, akan dapat menuntun mereka menuju surge-Nya. Tentu saja, ridha Allah akan terwujud manakala pasangan saling beriman kepada Allah dan hanya beribadah kepada-Nya.
Tujuan ini akan sirna, jika pasangan menyekutukan Allah. Mereka bukan akan mendapatkan rahmat-Nya, namun sebaliknya akan mendapatkan adzhab dari-Nya. Jika demikian, keluarga yang sejatinya jadi surge dunia akhirat akan sirna dengan seketika. Oleh karena itu, seluh ulama sepakat bahwa seorang mukmin atau mukminah diharamkan menikahi orang-orang musyrik. Terkait hal ini, Allah berfirman:
وَلَا تَنكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا ۚ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُولَٰئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Artinya: “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al-Baqarah: 221)

4. Jangan menikahi goilongan lain selain manusia (jin atau binatang)
Allah menciptakan manusia agar dinikahi sesame manusia. Allah juga menciptakan jin juga agar dinikahi sesame jin. Sebagaimana Allah menciptakan binatang agar mereka berkembang biak dengan sesame mereka.

Oleh karena itu, manusia hanya boleh menikah dengan manusia saja. Jika ada manusia mengaku menikah dengan hewan, bearti ia adalah manusia aneh dan mempunyai perilaku menyimpang. Bahka dalam fikih, orang yang melakukan hubungan badan dengan binatang, ia harus dihukum.

Demikian juga manusia menikahi jin, sejatinya juga tidak terjadi. Jika ada, ia dianggap manusia aneh dan perilakunya menyimpang. Ia dianggap menyalahi kodrat manusia yang sesungguhnya.
Terkait larangan menikah dengan bangsa lain, selain dengan sesame manusia ini, Allah berfirman:
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

======================
Bagi yang ingin wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +201120004899

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Open