Wednesday, February 20, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Klasifikasi Sifat Dua Puluh

Syarah HPT Bab Iman
Artikel ke: 56

الْحَىُّ القَيُّوْمُ ( 9)السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ( 10 ) وَهُوَ عَلَى آُلَِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ ( 11 إِنَّمَا اَمْرُهُ اِذَا اَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُوْلَ لَهُ آُنْ فَيَكُوْنُ ( 12 ) وَهُوَ عَلِيْمٌ بِمَايَفْعَلُوْنَ ( 13 ) اَلْمُتَّصِفُ بِالْكَلاَمِ وَآُلِّ آَمَالٍ. المُنَزَّهُ عَنْ آُلِّ نَقْصٍ وَمُحَالٍ ( 14 ).( يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ. بَِيَدِهِ اْلأَمْرُ آُلُّهُ وَإِلَيْهِ يَرْجِعُوْنَ ( 15
(9). Yang mendengar dan yang melihat (10). Dan Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu (11). Perihal-Nya apabila ia menghendaki sesuatu Ia firmankan: “Jadilah”! maka
jadilah sesuatu itu (12). Dan dia mengetahui segala sifat kesempurnaan. Yang suci dari sifat mustahil dan segala kekurangan (14). Dialah yang menjadikan sesuatu menurut kemauan dan kehendakNya. Segala sesuatu ada ditangan-Nya dan kepada-Nya akan kembali (15).

Jika kita membuka kitab-kitab ilmu kalam Asyari mutaakhirin, kita akan melihat bahwa sifat 20 tadi, dikelompokkan menjadi 4 sebagai berikut:

1.Sifat Nafsiyah, yaitu sifat yang terkait erat dengan Dzat Allah. Ia berhubungan dengan keberadaan Tuhan di alam raya ini. Sifat nafsani menunjukkan bahwa sujud di alam alam raya, mengharuskan adanya wujud tunggal yang tiada batas dan tak bermula. Ia adalah Allah ta’ala. Sifat maani terkait dengan sifat nafsaniyah itu ada satu, yaitu wujûd.

2.Sifat Salbiyah, yaitu sifat yang meniadakan dan menafikan adanya sifat sebaliknya, yaitu menafikan kemahaesaan dan kemaha sempurnaan Allah. Sifat-sitat tersebut menafikan segala sesuatu yang tidak sesuai dam tidak layak dengan kesempurnaan Dzat Allah. Sifat Salbiyah ini ada lima, yaitu: qidâm, baqâ’, mukhâlafatu lil hawâditsi, qiyâmuhu binafsihi, dan wahdâniyat.

3.Sifat Ma’ani, yaitu sifat- sifat abstrak yang wajib ada pada Allah. Ia terkait erat dengan kehendak, kemampuan dan pengetahuan Allah terhadap segala sesuatu di alam raya. Sifat maani tersebut, ada tujunh yaitu qudrat, irâdat, ‘ilmu, hayât, sama’, bashar, kalam.

4.Sifat Ma’nawiyah, adalah sifat yang harus ada, yang terikat dengan sifat ma’ani. Sifat ma’nawiyah tidak dapat berdiri sendiri. Ia wujdu karena ada sifat ma’ani itu. Ia menjadi penjelas dan kelaziman dari sifat ma’ani. Karena ia terkait dengan sifat ma’ani yang jumlahnya ada tujuh, maka ma’nawiyah juga jumlahnya ada tujuh, yaitu qadiran, muridan, aliman, sam’an, basiran dan mutakalliman.
.

Selanjutnya, para ulama merumuskan sifat mustahil bagi Allah, yaitu segala sesuatu yang menunjukkan kekurangan dan ketidakmahakuasaan Allah. Sifat tersebut, merupakan kebalikan dari sifat duapuluh itu. Maka jika dijumlahkan menjadi 40 sifat. 20 sifat wajib dan 20 sifat mustahil. Kemudian ditambah satu sifat jaiz bagi Allah, yaitu kehendak allah untuk melakukan atau mewujudkan sesuatu. Dengan demeikian, sifat-sifat tadi menjadi 41 sifat.

Dengan demikian, ada tiga pembagian sifat Allah di madzhab Asyari, yaitu wajib, mustahil dan jaiz. Ketiga sifat tadi, memberikan dua keyakinan penting bagi seorang mukallaf yaitu pertama, meyakini bahwa Allah sudah dipastikan mempunyai sifat kesempurnaan. Kedua, suatu kepastian bahwa allah ta’ala mustahil mempunyai sifat kekurangan. Ketiga, bahwa Allah boleh saja melakukan atau meninggalkan segala hal yang bersifatnya jaiz (mumkin), seperti menghidupkan manusia dan membinasakannya.

Sekali lagi bahwa dua puluh sifat tadi, bukan merupakan batasan bagi sifat Allah. Bagi madzhab Asyari, sifat Allah tidak terbatas sesuati dengan kesempurnaan Allah. Penyebutan sifat dua puluh, sekadar untuk memudahkan bagi para penuntut ilmu dalam memahami sifat-sifat Allah. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Imam Sanusi dalam Syarh Umm al-Barahain sebagai berikut:

(ص) )فَمِمَّا يَجِبُ لِمَوْلاَنَا جَلَّ وَعَزَّ عِشْرُوْنَ صِفَةً( (ش) أَشَارَ بِمِنْ التَّبْعِيْضِيَّةِ إِلَى أَنَّ صِفَاتِ مَوْلَانَا جَلَّ وَعَزَّ الْوَاجِبَةَ لَهُ لَا تَنْحَصِرُ فِيْ هَذِهِ الْعِشْرِيْنَ، إِذْ كَمَالَاتُهُ تَعَالَى لَا نِهَايَةَ لَهَا، لَكِنْ الْعَجْزُ عَنْ مَعْرِفَةِ مَا لَمْ يَنْصُبْ عَلَيْهِ دَلِيْلٌ عَقْلِيٌّ وَلَا نَقْلِيٌّ لَا نُؤَاخِذُ بِهِ بِفَضْلِ اللهِ تَعَالَى

Sifat wajib bagi Allah, adalah dua puluh sifat. Beliau menggunakan huruf مِنْ tab’idiyah untuk menunjukkan, bahwa sifat-sifat wajib bagi Allah–Jalla wa ‘Azza–tidak terbatas pada 20 sifat ini. Hal ini karena kesempurnaan-Nya tidak terbatas, namun ketidakmampuan mengetahui sifat-sifat yang tidak dijelaskan oleh dalil ‘aqli dan naqli, tidak dibebankan kepada kita untuk mengetahuinya, dengan karunia Allah.

Dalam kitab Ad-Duru al-Farid Fi Aqa`idi karangan Imam Ahmad bin Sayyid Abdurrahman an-Nahrawi dikatakan sebagai berikut:

فمما يجب لله تعالى عشرون صفة واجبة
“Dan sebahagian dari sifat yang wajib bagi Allah adalah dua puluh sifat yang wajib”.

Selain itu, sifat-sifat tadi, sifatnya tauqifi dan berlandaskan pada dalil yang qat’i tsubut dan dilalah. Karena ia urusan akidah, maka penamaan sifat-sifat Allah tetap harus berdasarkan kepada dalil serta tidak memberikan sifat lain meski yang tidak ada dalilnya. Yang pasti adalah bahwa Allah bersifat dengan segala kesempurnaan dan tersucikan dari segala kekurangan.

Yang harus dipahami di sini adalah bahwa kata wajib, bukan wajib seperti dalam ilmu ushul fikih. Wajib di sini adalah sesuatu yang harus ada pada diri Allah. Kebalikan dari wajib adalah mustahil, yaitu sesuatu yang tidak loayak dan tidak mungkin ada pada diri Allah. Tentu ini berbeda dengan kata wajib dalam ilmu ushul fikih yang merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seorang mukallaf. Kebalikan dari wajib dalam ushul fikih adalah haram, yaitu perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang mukallaf. Karena bahasan kita bukan terkait dengan ushul fikih, namun ilmu kalam, maka kata wajib harus dipahami sebagai ungkapan yang digunakan dalam ilmu kalam, dan bukan ushul fikih.

======================
Bagi yang ingin wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +201120004899

Comments

comments

 border=
 border=