Tuesday, April 7, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Interpretasi Atas Tingkatan Kejelasan Makna Nash

dgh

Dengan tingkatan kejelasan makna dari suatu nash tertentu bukan berarti bahwa tingkatan lain yang lebih rendah secara struktural tidak memiliki kejelasan makna, baik dari bentuk susunan kalimat atau ketentuan makna yang dimaksudkan. Sesungguhnya semua nash tersebut memiliki kejelasan makna. Hanya saja, suatu nash yang memiliki tingkatan tertinggi bisa jadi terdapat maksud tersembunyi yang dikehendaki Allah sebagai peletak syariah. Atau bisa juga nash tersebut dimaksudkan untuk menafikan adanya takwil di dalamnya. Atau karena terdapat kandungan makna mengenai ketetapan hukum tertentu yang berkaitan dengan kaidah agama dan oleh karenanya makna dari nash tersebut sudah final dan sudah tidak menerima perubahan.

Dengan perbedaan tingkatan kejelasan makna dari nash di atas tentu berimplikasi pada variasi tingkatan penerimaan ijtihad, baik untuk memberikan ketetapan berupa takhshish, qayad, memalingkan dari makna yang sesungguhnya (haqîqîy) menuju makna metafora (majâzy), atau untuk memberikan ketentuan apakah nash tersebut telah dinashkh pada masa kenabian ataukah tidak.[1]

 

 

 

[1] Ibid., hal 39 – 40

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

fourteen + eleven =

*