Tuesday, October 27, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Hukum Minum Sperma

Salam.

ust mau tanya, apa hukum minum sperma suami?

Jawab:

waalaikum salam

 

Mani tidak najis. Maka jika seseorang bajunya atau sarungnya terkena mani dan belum dicuci, lalu digunakan untuk shalat, maka shalatnya sah. Hal ini berdasarkan ahdis berikut:
Dari ‘Abdullah bin Syihaab Al-Khaulaniy, ia berkata bahwa ia pernah singgah di tempat ‘Aisyah. Lalu ia bermimpi sehingga dua pakaiannya terkena air mani. Maka ia celupkan ke dalam air. Ketika itu ia dilihat oleh budak ‘Aisyah dan kemudian budak tersebut memberitahukan kepada ‘Aisyah. Kemudian ‘Aisyah menghampirinya dan bertanya, “Mengapa dua pakaianmu engkau celup seperti itu?” ‘Abdullah bin Syihaab menjawab, “Aku telah bermimpi dan mengeluarkan air mani.” ‘Aisyah bertanya, “Apakah engkau melihat sesuatu (air mani) di kedua pakaianmu?” Aku menjawab, “Tidak.” ‘Aisyah berkata,

فَلَوْ رَأَيْتَ شَيْئًا غَسَلْتَهُ لَقَدْ رَأَيْتُنِى وَإِنِّى لأَحُكُّهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَابِسًا بِظُفُرِى

“Apabila engkau melihat sesuatu (air mani), maka basuhlah ia. Sesungguhnya aku pernah mengerik bekas air mani kering dari baju Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan kuku-ku.” (HR. Muslim, no. 290)

أَنَّ رَجُلاً نَزَلَ بِعَائِشَةَ فَأَصْبَحَ يَغْسِلُ ثَوْبَهُ فَقَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّمَا كَانَ يُجْزِئُكَ إِنْ رَأَيْتَهُ أَنْ تَغْسِلَ مَكَانَهُ فَإِنْ لَمْ تَرَ نَضَحْتَ حَوْلَهُ وَلَقَدْ رَأَيْتُنِى أَفْرُكُهُ مِنْ ثَوْبِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَرْكًا فَيُصَلِّى فِيهِ.
“Ada seorang pria menemui ‘Aisyah dan di pagi hari ia telah mencuci pakaiannya (yang terkena mani). Kemudian ‘Aisyah mengatakan, “Cukup bagimu jika engkau melihat ada mani, engkau cuci bagian yang terkena mani. Jika engkau tidak melihatnya, maka percikilah daerah di sekitar bagian tersebut. Sungguh aku sendiri pernah mengerik mani dari pakaian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau shalat dengan pakaian tersebut. (HR. Muslim) .

Apakah sesuatu yang tidak najis otomatis bearti boleh dimakan atau minum? Di sini terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Pendapat pertama, bahwa sesuatu yang tidak najis, belum tentu baik. ludah dan ingus adalah sesuatu yang tidak najis, namun ia tidak baik. ia barang kotor (khabaits). Sesuatu yang kotor tentu tidak boleh dikonsumsi. Dalilnya sebagai berikut:

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّ‌مُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik (thoyyib) dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk (khobits)” (QS Al A’raf: 157).

Dan kita hanya diperbolehkan makan makanan yang baik-baik seperti firman Allah berikut:

يَآأَيُّهَاالرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا Wahai para rasul, makanlah yang baik dan lakukanlah perbuatan yang baik [Al-Mukminun :51] Juga Allah berfirman: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُلُوا مِن طَيِّبَاتِ مَارَزَقْنَاكُمْ Hai orang-orang yang beriman, makanlah yang baik dari yang telah Kami rizkikan kepadamu. [Al-Baqarah : 172].

Mani memang suci, namun ia kotor. Oleh karena itu, ia haram untuk diminum.

Pendapat kedua mengatakan bahwa ia boleh diminum. Alasannya karena ia tidak najis. Ini adalah pendapat dari Ini adalah pendapat dari Syaikh Abi Zaid al-Maruzi. Dalam kitab majmu karya Imam Nawawi dikatakan sebagai berikut:
هَلْ يَحِلُّ أَكْلُ الْمَنِيِّ الطَّاهِرِ؟ فِيْهِ وَجْهَانِ. الصَّحِيْحُ الْمَشْهُوْرُ: أَنَّهُ لَا يَحِلُّ، لِأَنَّهُ مُسْتَخْبَثٌ، قَالَ تَعَالَى: وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ. وَالثَّانِيْ: يَجُوْزُ، وَهُوَ قَوْلُ الشَّيْخِ أَبِيْ زَيْدٍ الْمَرُوْزِيْ، لِأَنَّهُ طَاهِرٌ لَا ضَرَرَ فِيْهِ

“Apakah boleh memakan sperma yang suci? Ada dua pendapat; pendapat yang sahih dan masyhur adalah tidak halal, karena sperma dianggap menjijikkan. Allah Swt. berfirman, ‘Dan Allah mengharamkan pada mereka semua hal-hal yang menjijikkan.’ Pendapat kedua; boleh. Ini adalah pendapat Syaikh Abi Zaid al-Maruzi. Hal ini karena sperma itu suci dan tidak membahayakan.”

Terkait hal ini, kita bisa menggunakan kaedah:

الخروج من الخلاف مستحب

Keluar dari perbedaan pendapat adalah dianjurkan.

Dengan kaedah ini, kita bisa ambil jalan keluar untuk tidak meminum mani. Wallahu a’lam

=======================

Bagi yang hendak wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun, silahkan salurkan dananya ke: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung. SMS konfirmasi transfer: +20112000489

 

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

11 − four =

*