Saturday, November 18, 2017
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Hukum Jual Beli Online


Ada sebagian ust yang bilang bahwa jual bei online itu haram, karena tidak memenuhi seagian syarat. Benar g ust?

Jawab:
Prinsip muammalah atau transaksi jual beli itu boleh asal tidak ada riba, penipuan, atau jual beli barang haram. Kaedah yang umum digunakan adalah:

الأصل فى المعاملة الإباحة إلا أن يدل دليل على تحريمها
Artinya: “Hukum asal semua bentuk muamalah adalah mubah (boleh), kecuali ada dali yang mengharamkannya (melarang)”

Hal ini juga sesuai dengan firman Allah:
وأحل الله البيع وحرم الربا
Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. (QS. Al-Baqarah: 275)
Juga firman Allah berikut ini:
ا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu….”. (Q.S An nisa [4]: 29).

Dan sabda nabi Muhammad saw berikut:

عَنْ أَبِي سَعِيْدِ الْخُدْرِيِّ يَقُوْلُ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهَ عَلَيْهِ إنما البيع عن تراض
Artinya : Dari Abi Sa’id al-Khudri berkata, Rasulullah SAW bersabda: sesungguhnya jual beli itu didasarkan atas saling meridai.(H.R. Ibnu Maajah).

Dengan patokan ayat dan hadis di atas, serta syarat-syarat yang sudah kami sampaikan di atas, maka jual beli online hukumnya boleh. Wallahu a’lam

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Open