Sunday, December 8, 2019
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Hukum Dimintai Shalat Jamaah

Apakah makmum yang dimintai berjamaah harus berganti niat?

 

Jika seseorang shalat seddiri atau ketika jadi makmum masbuk, lalu ada jamaah yang ingin berjamaah denganya, maka orang tadi, merubah niatnya menjadi imam dan shalat jamaah. Dengan demeikian, ia dihitung shalat Jemaah. Jika terkait dengan shalat jahri seperti magrib atau isya, dan baru rekaat pertama atau kedua, maka bacaan surat dikeraskan, seperti imam pada umumnya.

Terkait niat ini, rasulullah saw bersabda:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim). Wallahu a’lam

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

one + nineteen =

*