Saturday, November 18, 2017
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Hukum Bayi Tabung

Uts. Hukum bayi tabung apa ya?

Jawa:
1. Jika bayi tabung berasal dari sperma dan ovum dari pasangan suami-istri yang sah, dan janin diletakkan di rahim sang istri, para ulama sepakat bahwa hal ini dibolehkan.

2. Jika bayi tabung dari pasangan suami-istri yang sah, namun janin dititipkan di rahim perempuan lain yang bukan istrinya, hukumnya haram. Karena akan menimbulkan persoalan di kemudian hari, terkait dengan nasab, hak waris, nafkah dan lain sebagainya.
3. Jika bayi tabung berasal dari sperma dan ovum bukan pasangan suami-istri, maka hukumnya haram. Ia sama dengan perbuatan zina yang diharakan syariat. Dalilnya sabda rasulullah berikut ini:

لَا يَحِلُّ لِامِرئٍ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْأَخِرِ أَنْ يَسْقِيَ مَاءَهُ زَرْعَ غَيْرِهِ
“Tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Alloh dan hari akhir menyiramkan airnya (sperma) pada tanaman orang lain (vagina istri orang lain). (HR Abu Daud dan Al-Tirmidzi)

4. Jika bayi tabung berasal dari sperma yang dibekukan dari suami yang telah meninggal, hukumnya haram. Hal ini, karena akan menimbulkan banyak persoalan terkait dengan waris, hak nafkah, nasab dan lainnya.
Wallahu a’lam

===============
Wakaf tunai untuk pembangunan Pondok Modern Almuflihun: Bank BNI Cabang Magelang dengan no rekening: 0425335810 atas nama: Yayasan Al Muflihun Temanggung.
SMS konfirmasi transfer: +201120004899
Web: almuflihun.com

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Open