Sunday, April 5, 2020
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Filsuf Muslim Menafikan Sifat Allah

Cinta_Lautan_Hampa

Argument yang digunakan oleh Muktazilah dan Asyairah terkait dengan sifat tuhan tadi, dengan menggunakan permisalan jauhar dan ard ditolak oleh para filsuf. Menurut mereka, bahwa Tuhan maha sempurna. Dengan kesempurnaan itu, tuhan tidak perlu “memikirkan” yg lain. Alam raya ini, merupakan “pancaran” Tuhan. Ia wujud, karena adanya tuhan.

Hubungan antara Tuhan dan alam raya adalah hubungan illat ma’lul. Tuhan tidak butuh sifat qudrah, iradah dan lainnya. Keberadaan tuhan secara otomatis mengharuskan keberadaan alam raya. Ia bagai matahari dengan sinarnya. Ada matahari, maka secara otomatis ada sinar. Dari sini para filsuf beranggapan bahwa alam raya ini qadim, seperti qadimnya tuhan sebagai illat pertama.

Jauhar art, seakan menyatakan bahwa untuk melakukan sesuatu tuhan butuh perantara. Padahal tidak sama sekali. Inilah filsafat emanasi para filsuf muslim. Secara umum pahamnya sama, namun nantinya akan terjadi perbedaan di detail detail bahasan filsafat. Akan banyak aliran filsafat di sini.

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

4 × 4 =

*