Saturday, August 18, 2018
Artikel Terbaru
 border=
 border=

Depag Kurang Kerjaan


Beberapa waktu lalu, depag merilis 200 ulama yang direkomendisikan untuk mengisi pengajian dan lainnya. 200 itu standarnya apa, tidak jelas. Apakah di luar 200 ulama, bearti tidak direkomendasikan? Barangkali.
Bearti banyak sekali ulama nusantara yang tidak masuk rekomendasi. Bahkan, ulama yang banyak diminati masyarakat dan keilmuannya juga diakui, seperti Ust Abdussamad dan ust Adi Hidayat, tidak masuk dari 200 ulama itu.

Depag hanya membuat kisruh saja. Rilis 200 ulama, seakan memberi kesan bahwa pemerintah sedang kalut. Pemerintah sedang galau dan khawatir dengan kekuatan pengaruh para ulama. Padahal, apakah yang ditakutkan kepada para ulama? Toh kemerdekaan negeri ini, yang berada di garda depan memperjuangkan kemerdekaan adalah para ulama. Toh yang banyak gugur di medan perang adalah para ualam.

Jadi, untuk apakah? Atau barangkali karena tidak ada kerjaan, sehingga membuat sensasi yang hanya membuat masyarakat bingung. Entahlah….

Comments

comments

 border=
 border=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Open