Tuesday, September 18, 2018
Artikel Terbaru

slider

Memngapa Tidak Menggunakan Hermeneutika?

  Terkati dengan sistem pembacaan teks, baik model ijtihad semantik maupun maqashidi, mempunyai karakteristik dan porsi ijtihad masing-masing. Keduanya saling melengkapi dan tidak saling menegasikan. Menggunakan salah satu dari dua model ijtihad tadi, akan mengakibatkan pada kepincangan dalam sistem ijtihad.   Belakangan muncul berbagai pemikiran yang menyatakan bahwa pembacaan teks yang ada dalam turas Islam telah ketinggalan jaman. Metodologi maupun ... Read More »

Perbedaan Maqashid Syariah dan Ijtihad Semantik Dari Sisi Epistem

Selain perbedaan dari sisi teks dan konteks, antara ijtihad semantik dan ijtihad maqashidi juga mempunyai perbedaan dari sisi epistem. Jika semantik menggunakan epistem bayan, maka maqashid menggunakan epistem burhan. Yang dimaksudkan dengan epistem bayan adalah bahwa sumber ilmu pengetahuan atau rumusan kaedah yang muncul, bertitik tolak dari bahasa dengan berbagai cabangnya. Bahasa adalah titik sentral ilmu pengetahuan. Dengan bahasa tadi, ... Read More »

Lagi, Tanggapa Untuk Ustadzah Irene Radjiman

Kepada Yth. Ustadzah Irene Radjiman Terimakasih banyak atas tanggapannya. Jika ustadzah baca baik-baik apa yang saya tuliskan, ustadzah tidak akan menemukan ungkapan saya yang melarang seseorang adzan di awal waktu, atau permohonan agar saya membiarkan saja “tradisi adzan” menjelang ahir waktu shalat. Perhatikan tulisan saya berikut ini: ”Saya sepakat dengan penulis bahwa memang harus ada penyadaran untuk menggerakkan masyarakat agar ... Read More »

Perbedaan Antara Ijtihad Maqashidi Dengan Ijtihad Sematik

Dalam buku “Ijtihad Semantik dalam Ushul Fikih” saya sampaikan bahwa buku tersebut merupakan buku pertama yang akan saya lanjutkan dengan buku kedua yaitu ijtihad maqashidi dalam ushul fikih. Sepintas dalam buku tersebut saya mengnai perbedaan antara ijtihad semantik dengan maqashidi. Di antaranya perbedaan antara keduanya adalah bahwa ijtihad semantik banyak membahas tentang teks. Ijtihad semantik merupakan upaya para ulama untuk ... Read More »

Hati-hati, Jangan Memasukkan Furu Fikih Ke Dalam Perkara Akidah

Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan tulisan yang viral di Wa. Tulisan tersebut membahas tentang kejadian di daerah wonosob terkait dengan adzan yang dilakukan tidak tepat waktu. Terahit, tulisan ditutup dengan anggapan bahwa persoalan umat sudah sangat kronis, karena menyangkut perkara akidah. Penulis juga menghimbau para ulama untuk turun gunung guna menyelesaikan persoalan akidah yang sangat urgen ini Ada beberapa hal ... Read More »

Antara Buku Menggugat FIkih Kebinekaan dan Buku Islam Menjawab Jilid 2

Beberapa waktu lalu, alhamdulillah dua buku kami dapat terbit. Buku tersebut adalah Buku Menggugat FIkih Kebinekaan dan Buku Islam Menjawab Jilid 2. Secara judul buku, memang berbeda. Hanya jika kita membaca isi kandungan buku, akan banyak ditemukan titik temu. Buku Menggugat Fikih Kebinekaan berupa tanggapan atas berbagai pandangan kontraproduktif yang terdapat pada buku FIkih Kebineaan. Dalam buku ini, banyak dibahas ... Read More »

Hebat, Di Pesawat Ini Ada Mushalla

Jika Anda hendak bepergian jauh dan naik pesawat, umumnya ada masalah ketika Anda akan shalat. Pesawat tidak menyediakan mushalla sehingga penumpang shalat sambil duduk, atau berdiri di dekat dapur yang tempatnya tidak terlalu luas. Namun tidak dengan pesawat ini; Saudia Airlines. Pesawat ini di bagian belakang, terdapat mushalla kecil yang cukup untuk shalat jamaah hingga 7 orang. Cukup lumayan bukan? ... Read More »

Fikih Kebinekaan Memang Harus Digugat

Pada bulan Agustus 2015, Maarif Institute menerbitkan buku “Fikih Kebinekaan”. Buku ini merupakan kumpulan tulisan para intelektual Muhammadiyah. Mereka adalah Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, Drs. Lukman Hakim Saifuddin, Prof. Dr. M. Amin Abdullah, Prof. Dr. Syamsul Anwar, M.A., Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE., Dr. Hamim Ilyas, Dr. Zakiyuddin Baidhawy, Dr. Muhammad Azhar, Hilman Latief, Ph.D., Dr. Zuly Qodir, Dr. ... Read More »

Ini Lho, Deskripsi Buku Islam Menjawab Jilid 2

Alhamdulillah, buku “Islam Menjawab; Menguak Beberapa Persoalan Fikih dan Ushul Fikih (Jilid 2) ini sudah dapat diterbitkan. Buku ini saya bagi menjadi dua bagian, pertama terkait dengan persoalan ushul fikih dan kedua terkait dengan persoalan fikih. Hal ini sengaja dilakukan, agar ada sinkronisasi antara teori dan praktek. Uhusl fikih dianggap sebagai sandaran teoritis, sementara fikih sebagai praktik dalam tataran parktis. ... Read More »

Lembaga Resmi Muhammadiyah Meninggalkan HPT, Tidak Melanggar?

Lembaga Resmi Muhammadiyah Meninggalkan HPT, Tidak Melanggar? Sebelumnya pernah saya sampaikan bahwa Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Bab Iman banyak ditinggalkan oleh warga persyarikatan. HPT Bab Iman secara keseluruhan banyak tidak digunakan oleh jamaah Muhammadiyah. Sayangnya bukan hanya jamaah, banyak lembaga resmi Muhammadiyah yang secara sengaja meninggalkan dan berbagai alasan. Di pesantren Muhammadiyah, biasanya pengajaran HPT langsung masuk ke bab fikih, ... Read More »

Open