Tuesday, April 24, 2018
Artikel Terbaru

Opini

Ahmad Hadidul Fahmi, Lc: Materi Sebagai Standar Maslahat Kaum Liberal

Beberapa waktu lalu, telah dilaksanakan diskusi bersama tentang ilmu maqashid perspektif kaum liberal di Markaz ushuli Yogyakarta. Sebagai presentator, saudara Ahmad Hadidul Fahmi, Lc. Berikut resum dari diskusi tersebut:     Liberalisasi pemikiran Islam menjadi wacana segar di sebagian intelektual muslim kontemporer. Liberalisme merasuk ke hampir seluruh bangunan pemikiran Islam mencakup ilmu kalam, tafsir dan juga fikih. Khusus untuk ilmu ... Read More »

Wahai Azhari, Umat Menanti Pengabdianmu

Senin (29/9/2014) para santri Universitas al-Azhar melaksanakan wisuda yang diikuti lebih dari 400 mahasiswa. Wajah berseri mengembang di raut muka mereka. Sejak saat itu, mereka resmi menyelesaikan pendidikan di universitas tertua tersebut. Mereka menjadi alumni al-Azhar atau lebih dikenal dengan Azhari.   Gelar sebagai alumni sesungguhnya bukan perkara sepele. Mereka membawa nama besar al-Azhar, benteng sunni terbesar di dunia. Pertanyaannya, ... Read More »

Ust. Dedi Jamaluddin: Al-Quran Sebagai Poros Peradaban

Beberapa hari lalu, Ustad Dedi Jamaluddin, koordinator kajian Markaz Ushuli Yogyakarta berkesematan membagi pengalaman keilmuan di masjid Al-Furqan Nitikan Yogyakarta. Dalam pengajian pagi tersebut, beliau menyampaikan mengenai astronomi, terkhusus tentang penentan awal bulan Hijriyah/ Menurut Ust Dedi Jamaluddin bahwa konsep dasar ilmu dalam Islam adalah al-Quran. Kitab suci umat Islam tersebut menjadi poros peradaban Islam (محوار الحضارة). Berbagai aktivitas peradaban ... Read More »

Jawaban Sederhana Terkait Apologi “Tuhan Membusuk”

Setelah spanduk dengan tulisan “Tuhan Membusuk” tersebar di mana-mana, banyak apologi yang dikeluarkan oleh pembela kalimat tersebut. Mereka mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Tuhan bukanlah Allah, namun berhala-berhala yang ada dalam diri manusia, atau Tuhan materialism dan lain sebagainya. Tuhan itulah yang sesungguhnya dimaksud dengan “Tuhan Membusuk”.   Ada jawaban sederhana terkait dengan berbagai apoligi di atas. Dalam penulisan jurnalistik ... Read More »

“Tuhan Membusuk”; Cermin Kegagalan Sistem Pendidikan Ilmiah di Universitas Islam

Belakangan, masyarakat dihebohkan dengan tulisan besar dari mahasiswa Islam yang bertuliskan “Tuhan Membusuk”. Jika ditanyakan kepada mereka mengenai latarbelakang dan maksud dari tulisan tadi, tentu akan banyak apologi yang akan dijadikan sebagai justifikasi.   Tulisan itu kelihatannya sederhana, namun mencerminkan sifat psikologis mahasiswa. tulisan itu menunjukkan bahwa mahasiswa di Universitas Islam, menyukai pemikiran “latah” dan suka show untuk sekadar menunjukkan ... Read More »

Dekadensi Moral Pelajar Akibat Sekularisasi Diktat Pendidikan

  Belakangan kita sering membaca berita seputar tawuran pelajar. Di beberapa kasus bahkan sampai memakan korban jiwa. Selain tawuran, pelajar juga dihantui oleh miras, narkoba dan pergaulan bebas. Tentu sangat memprihatinkan, pelajar yang tugas utamanya adalah menuntut ilmu, namun yang terjadi justru dekadensi moral. Pelajar yang semestinya sebagai penggerak motor keilmuan, malah banyak yang jatuh ke prilaku amoral. Pertanyaannya, ada ... Read More »

Hidupkan Pengajian Ranting; Masukan untuk Pemuda Muhammadiyah

  Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah Pasal 5 Ranting (1) Ranting adalah kesatuan anggota di suatu tempat atau kawasan yang terdiri atas sekurang-kurangnya 15 orang yang berfungsi melakukan pembinaan dan pemberdayaan anggota. (2) Syarat pendirian Ranting sekurang-kurangnya mempunyai: a. Pengajian / kursus anggota berkala, sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan b. Pengajian / kursus umum berkala, sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan c. Mushalla / ... Read More »

Benarkan Islam Multitafsir?

Dalam sebuah diskusi yang saya intip dari adik-adik IMM, ada ungkapan berikut “ Sepertinya saya sudah pernah sampaikan bahwa Islam ini sangat multi-interpretatif. Maka jawaban untuk hermeneutika sebagai tafsir al-Qur’an bisa bernilai positif dan negatif. Maka jawaban persisnya juga tergantung kepada jenis Islam yang dipahami dan dianalisis oleh siapa.  Siapa yang menjamin Islam yang kita pahami adalah Islam paling benar? Lantas ... Read More »

Hermeneutika; Sekadar Masukan untuk Adik-adik IMM

Pasca tadatus Ramadhan di UMM, saya coba ngintip diskusi adik-adik IMM. Banyak dari mereka yang bicara soal hemeneutika sebagai solusi ilmu tafsir. Saya memang tidak mengetahui persis mengenai latarbelakang pendidikan mereka. Hanya saja, sikap mereka tersebut menjadi pertanyaan besar bagi saya.   Ada pertanyaan sederhana, namun layak dijadikan renungan bersama. Jika mereka ini begitu semangat untuk mendalami hermeneutika, apakah mereka ... Read More »

Mengapa Harus Ibnu Taimiyah?; Jawaban atas Tanggapan Tulisan Tentang Quraisy Shihab  

Mengenai tulisan saya sebelumnya, “Belajar Dari Ibnu Taimiyah; Studi Kasus Prof. Dr. Quraisy Shihab”, ada yang memberikan tanggapan sebagai berikut:     Di luar itu, saya gagal memahami mengapa harus diambil contoh Ibn Taymiyah yang sebenarnya adalah salah satu ulama kemudian yang banyak belajar dari Imam Ghazali walau dalam beberapa hal Ibn Taymiyah tidak sejalan dan cenderung tidak sedalam pemahaman ... Read More »

Open